Jumat, 05 Juni 2026 WIB

Wow...Ternyata Imigran Gelap di Pekanbaru Jadi Gigolo

- Minggu, 29 Maret 2015 22:43 WIB
5.421 view
Wow...Ternyata Imigran Gelap di Pekanbaru Jadi Gigolo
illustrasi (foto: Antara)
PESISIRNEWS.COM - Belakangan ini Kota Pekanbaru Provinsi Riau dipenuhi imigran gelap yang bersal dari Timur tengah, setidaknya terdapat sekitar 1.000 imigran gelap dalam pengamanan Kantor Imigrasi Pekanbaru. Mereka ditempatkan di dua lokasi, yakni Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) di belakang Purna MTQ dan di Wisma Satria Jalan Cik Ditiro. Berdasarkan pantauan yang dilakukan oleh Pesisirnews.com para imigran gelap tersebut memang terkesan sangat leluasa untuk melakukan aktifitas di luar ruangan. 

Akibat membludaknya jumlah imigran gelap itu membuat masalah baru di Pekanbaru. Hal ini disebabkan kapasitas daya tampung Rudenim dan Wisma Satria hanya berkapasitas 120 orang. Akibatnya, setiap malam para imigran harus tidur di luar. Namun bukan perkara itu saja yang menjadi masalah. Para pria Timur Tengah dari Afghanistan dan Irak itu ternyata banyak digandruni oleh para wanita Pekanbaru. Tidak sedikit wanita lokal yang berkencan dengan para imigran gelap yang berhidung mancung itu.

Tubuh yang tinggi besar, hidung mancung ternyata menjadi daya tarik yang kuat para imigran gelap. Bahkan kabar ini pun sudah sampai ke  MUI Pekanbaru.Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pekanbaru Profesor Ilyas Husti, mensinyalir adanya perilaku para imigran pencari suaka yang menjadi gigolo.

"Itu benar adanya. Bahkan kita sudah melihat bukti hasil investigasi salah satu TV Nasional, semua terlihat jelas transaksi mereka. Dimana mereka dijemput-diantar. Bahkan ada ketuanya yang dikenal dengan istilah germo," ungkap Ilyas Husti.

Hingga kini sedikitnya 1.000 imigran dari Timur Tengah, dan Afghanistan memadati Pekanbaru untuk mencari suaka.

Sementara itu, Wali kota Pekanbaru mengatakan akan menindak tegas dengan melakukan deportasi terhadap imigran yang sedang mencari suaka jika terbukti berprofesi menjadi pelacur pria atau gigolo.

"Kalau memang ada, sampaikan identitasnya," kata Wali kota Pekanbaru, Firdaus MT, Sabtu (28/3).

Dia mengatakan, tindakan tegas berupa deportasi juga sudah disampaikannya kepada Kepala UNHCR (United Nasions High for Refugees) saat datang ke Pekanbaru beberapa waktu lalu. Wali Kota menuturkan, barang siapa yang bisa membuktikan dengan data, ada imigran gelap di Pekanbaru melakukan praktek asusila tersebut harap segera melapor langsung kepada dirinya.

Wali Kota mengakui sejauh ini belum menerima laporan surat resmi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pekanbaru, terkait temuan imigran menjadi gigolo di Pekanbaru. Karena itu, dia berharap lembaga yang memang memiliki bukti agar segera melaporkan, sehingga dirinya bisa melakukan tindakan sesuai kesepakatan dirinya dengan kepala UNHCR beberapa waktu lalu.

Dia juga sudah mengingatkan agar setiap imigran yang berada di Pekanbaru harus memiliki identitas khusus, sehingga mudah dipantau keberadaannya. Bukan hanya itu, dia meminta agar mobilitas imigran juga harus sesuaikan dengan batas waktu yang diberikan, maupun lokasi mana saja yang bisa dikunjungi.

"Nanti kalau terbukti orangnya, wali kota sendiri yang akan melayangkan surat ke UNHCR," paparnya.

Jika perlu tegas dia, pihaknya juga akan meminta imigran tersebut dikeluarkan atau deportasi dari Pekanbaru. Ia juga berpesan kepada warga kota agar tidak mudah terayu khususnya kaum hawa, karena budaya mereka berbeda. Apalagi kalau harus melakukan perbuatan yang melanggar aturan agama sebagai pasangan suami istri.

"Bentengi diri anda, jangan karena kegantengan mudah terpesona," katanya. Firdaus menambahkan jika keadaan ini mulai membuat resah pihaknya akan memerintahkan tim yustisi untuk melakukan razia. "Kalau perlu tempat yang dimaksud ada temuan akan kita razia," katanya.

Sumber : merdeka.com
Editor : Bayuku


SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Simpang Monitoring Langsung Pertumbuhan Jagung Usia 8 Minggu
Perempuan N (36) Diamankan Bersama Barang Bukti Sabu  Berat Kotor 5,19 Gram.
Pengungkapan Kasus Pengeroyokan,2 Pemuda Diringkus Polisi
Satlantas Polres Inhil Laksanakan Strong Point Pagi, Jaga Kamseltibcarlantas Jelang Operasi Ketupat
Sempat Viral di Medsos, Tindak Kekerasan Bersajam Diduga Oknum EVP PLN di Depok Berakhir RJ
Viral! Aksi Heroik Polisi Tembilahan Hulu Jatuh ke Parit Demi Tugas Padamkan Karhutla
komentar
beritaTerbaru