Kebakaran di Kateman, 4 Bangunan Warga Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta
INDRAGIRI HILIR Kebakaran melanda kawasan permukiman warga di Jalan Tengku Umar, Gang Taman Siswa, Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, K
Peristiwa
Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden bermula saat WH diduga mendatangi rumah korban dalam kondisi emosi sambil berteriak dan mengeluarkan makian.
Pihak Bhabinkamtibmas Bonto Rita membenarkan adanya kejadian tersebut dan memastikan kasus kini sedang ditangani aparat kepolisian.
Baca Juga:
Menurut keterangan Sandi, ipar korban, saat itu Dirga tengah beristirahat di rumah ketika WH datang dan membuat keributan di depan rumah korban.
"Saya mendengar teriakan dan makian karena rumah saya berdampingan dengan rumah Dirga, sehingga saya langsung turun melihat situasi," ujar Sandi.
Baca Juga:
Sandi mengaku sempat menanyakan kepada korban terkait penyebab keributan tersebut, namun Dirga mengaku tidak mengetahui persoalan yang membuat WH datang dalam keadaan marah.
Beberapa saat kemudian, Sandi bersama Dirga mendatangi WH menggunakan sepeda motor untuk meminta penjelasan terkait persoalan tersebut. Namun situasi justru memanas ketika keduanya tiba di sekitar lokasi rumah WH.
Menurut Sandi, saat Dirga turun dari sepeda motor, WH yang juga mengendarai motor diduga menabrak korban hingga terjatuh. Keributan pun tidak dapat dihindari.
Warga sekitar yang melihat kejadian langsung berupaya melerai. Namun di tengah situasi itu, WH disebut masuk ke rumah dan mengambil parang.
"Saya lihat WH mengayunkan parang ke arah Dirga sebanyak dua kali. Kalau tidak ditangkis, kemungkinan ibunya WH juga bisa terkena," ungkap Sandi.
Akibat kejadian tersebut, Dirga mengalami luka dan mengeluarkan darah. Tak lama kemudian, personel Polres Bantaeng tiba di lokasi dan membawa kedua pihak ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan guna memastikan kronologi lengkap dan motif dari insiden tersebut.
Ketua IWO Sulawesi Selatan, Zulkifl Thahir, mengecam keras dugaan aksi pembacokan terhadap Ketua IWO Bantaeng tersebut. Ia meminta aparat penegak hukum bertindak cepat dan tegas terhadap pelaku.
"Kami mengecam keras tindakan brutal yang diduga dilakukan terhadap Ketua IWO Bantaeng. Kekerasan dengan menggunakan senjata tajam tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun," tegas Zulkifl Thahir.
Ia juga mendesak aparat kepolisian segera menangkap pelaku dan memproses kasus tersebut sesuai hukum yang berlaku agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
"Kami meminta aparat penegak hukum segera menangkap pelaku dan menuntaskan kasus ini secara profesional. Jangan sampai ada pembiaran terhadap tindakan kekerasan seperti ini," tambahnya.
Zulkifl juga berharap kondisi korban segera membaik dan meminta seluruh pihak menahan diri serta menyerahkan proses penanganan sepenuhnya kepada aparat kepolisian.
INDRAGIRI HILIR Kebakaran melanda kawasan permukiman warga di Jalan Tengku Umar, Gang Taman Siswa, Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, K
Peristiwa
Jakarta Menjelang hari jadinya ke 14 pada 8 Agustus 2026, Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) menggelar berbagai kegiatan. Buka
Artikel
PEKANBARU Dugaan tindakan intimidasi dan pelecehan terhadap profesi advokat saat menjalankan tugas pendampingan hukum memantik reaksi keras
Artikel
Tembilahan Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, S.Sos., M.Si., menghadiri kegiatan Doa Bersama Tolak Bala yang digelar di h
Artikel
TEMBILAHAN Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir bersama TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Basarnas, perusahaan, dan berbagai unsur terkai
Artikel
PEKANBARU, Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Advokat Indonesia (DPC IKADIN) Pekanbaru menyatakan sikap tegas mengutuk segala bentuk premanisme,
Artikel
INDRAGIRI HILIR Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung upaya pemadaman dan pendingina
Peristiwa
Tembilahan Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan perburuan maupun penangkapan monyet liar secara mandiri apabila kembali terlihat di
Artikel
Tembilahan Setelah beberapa hari meresahkan masyarakat dan memicu sejumlah insiden penyerangan terhadap warga di Kota Tembilahan, seekor
Peristiwa
TEMBILAHAN Polres Indragiri Hilir bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau menggelar rapat koordinasi dan pengump
Artikel