Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
PEKANBARU Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar operasi gabungan di sala
Hukrim
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan Karhutla berjalan optimal melalui sinergi dan kolaborasi seluruh unsur, sekaligus memastikan proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga ke lapisan gambut terdalam.
Kebakaran terjadi di kawasan lahan gambut dengan luas sekitar 70 hektare. Hingga Rabu siang, personel gabungan yang terdiri dari Polres Inhu, TNI, BPBD, Manggala Agni, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) masih berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan.
Baca Juga:
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo mengatakan, sebagian besar area yang terbakar telah berhasil dilokalisir menggunakan sekat kanal. Namun, sejumlah titik api masih berpotensi muncul karena bara dapat bertahan di lapisan gambut.
"Karena lahannya gambut, kita harus memastikan api betul-betul padam sampai di tingkat gambut yang paling dalam. Mudah-mudahan dua sampai tiga hari ke depan proses pendinginan bisa berjalan lancar," ujar Agus di lokasi.
Baca Juga:
Penanganan Karhutla dilakukan melalui operasi darat dan udara. Satgas darat difokuskan pada pemadaman serta pendinginan, sedangkan dukungan water bombing disiapkan apabila ditemukan titik api dengan skala yang lebih besar.
Selain itu, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga disiapkan dengan memanfaatkan potensi pertumbuhan awan hujan untuk membantu mengoptimalkan upaya penanganan Karhutla.
Kolaborasi Sejak Dini
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan, kolaborasi dalam menghadapi Karhutla telah dilakukan sejak jauh hari, terutama setelah adanya indikasi ancaman El Nino.
Menurutnya, penanganan Karhutla tidak dapat hanya mengandalkan satu institusi. Dibutuhkan gotong royong dan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, TNI-Polri, masyarakat, hingga pihak perusahaan.
"Kegiatan kolaboratif dan gotong royong ini kita lakukan terus-menerus. Bukan saja pada saat situasi El Nino saat ini, tetapi jauh-jauh hari kita sudah melakukan mitigasi sejak awal," tegas Herry.
Upaya mitigasi dilakukan dengan memastikan kesiapan sekat kanal, ribuan embung, menara pemantau, sarana dan prasarana perusahaan, hingga kesiapan personel di lapangan.
Sistem peringatan dini juga terus diperkuat melalui berbagai platform, di antaranya Lancang Kuning, SiPongi, Sipakar, serta Green Policing Presisi. Sistem tersebut digunakan untuk mempercepat proses verifikasi hotspot sehingga potensi kebakaran dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi firespot yang lebih luas.
Tidak Berhenti pada Pemadaman
Kapolda Riau menegaskan bahwa penanganan Karhutla tidak boleh berhenti pada pemadaman api. Setelah kebakaran berhasil dikendalikan, langkah berikutnya adalah melakukan restorasi terhadap kawasan yang terbakar.
Menurut Herry, restorasi menjadi bagian penting untuk memutus siklus kebakaran yang terus berulang setiap tahun sekaligus mencegah kawasan bekas terbakar dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal.
"Kita tidak mau setiap tahun melakukan pemadaman terus-menerus. Harus ada radical break, bagaimana kita melakukan restorasi bersama-sama dan mengubah mindset masyarakat," ujarnya.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Polda Riau bersama Kodam XIX/Tuanku Tambusai merencanakan gerakan penanaman satu juta pohon yang akan dimulai pada Oktober 2026.
Selain pencegahan dan restorasi, penegakan hukum terhadap pelaku Karhutla juga terus dilakukan.
Hingga saat ini, Polda Riau telah menangani 47 perkara Karhutla dengan 51 tersangka. Total luas lahan yang terbakar dalam perkara tersebut mencapai 3.066 hektare.
Sementara itu, personel gabungan masih melanjutkan proses pemadaman dan pendinginan di Desa Paya Rumbai. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bara api yang berada di dalam lapisan gambut benar-benar padam dan tidak kembali memicu kebakaran.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai turut didampingi Kalaksa BPBD Riau Edy Afrizal serta sejumlah pejabat TNI-Polri. Turut hadir Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto, Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra, Dandim 0302/Inhu Letkol Arh Bangun Bara Kurniawan Prabowo, serta unsur terkait lainnya.
PEKANBARU Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar operasi gabungan di sala
Hukrim
TEMBILAHAN Penanganan stunting di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus didorong melalui pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pem
Berita
Tempuling, (7/10/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, resmi membuka Santri Expo Tahun 2026 yang digelar Pondok Pesantren (Ponpes)
Berita
TEMBILAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir (Inhil) mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di wilay
Hukrim
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Berita
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Artikel
MANDAH Pembangunan jerambah beton yang menghubungkan Kelurahan Khairiah Mandah dengan Desa Igal, Kecamatan Mandah, menjadi perhatian Pem
Berita
Jakarta Komjen Herry Heryawan resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri setelah dilantik d
Artikel
KERITANG Polres Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pengamanan dan pendampingan kegiatan ekshumasi atau penggalian kembali jenazah almarhu
Peristiwa
INDRAGIRI HILIR, Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., mengajak masyarakat tetap tenang menyikapi
Artikel