TEMBILAHAN -Pemasangan tanjak, penyematan selempang dan penyerahan keris, menjadi isyarat pemberian amanah kepada yang terpilih. Doa dan restu pun diberi dalam prosesi adat tepuk tepung tawar yang menjadi khas budaya melayu.(17/10).
Setelah dilantik dan dihantar dengan doa, Datuk Sri Setia Amanah,
Herman, berharap, pengurus LAMR Kateman dapat menjaga nilai kemelayuan dalam memakmurkan negeri.
"Para Ulama, Umara dan Pendahulu di Bumi Lancang Kuning, telah mewariskan kepada kita, akan pentingnya mendahulukan adab dalam berkehidupan dan mengutamakan musyawarah mufakat demi mencapai kemaslahatan umat," tutur Bupati
Inhil,
Herman.
Baca Juga:
Prinsip ini yang diharapkan Datuk Sri Setia Amanah dapat dipegang para pemangku kepentingan di
Inhil.
"Dengan mengedepankan prinsip kemaslahatan bersama, setiap pemangku kepentingan kami harap duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi, sehingga tercipta sinergi yang kokoh antara kita semua dalam membangun negeri," tambah
Herman.
Serupa yang disampaikan Tokoh Melayu Riau, Rusli Zainal, ia sebutkan bahwa LAMR tidak boleh dipandang sebagai wadah etnis atau kesukuan, tetapi lembaga sosial yang bergerak untuk kepentingan masyarakat.
Prosesi pengukuhan dilangsungkan oleh Ketua Majelis Kerapatan Adat LAMR Kabupaten
Inhil, Datuk Sri Muammar Ghaddafi, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR Kabupaten
Inhil, Datuk Sri Asmadi dan jajaran pengurus.(FOTO)
Baca Juga: