Cegah Karhutla Kembali Berkobar, Ekskavator PC200 Buka Akses dan Gali Embung
TEMBILAHANTim gabungan mengerahkan alat berat ekskavator Komatsu PC200 ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Parit 18, Keluraha
Lingkungan
MOSKOW (Pesisirnews.com) - Rusia dilaporkan pada Rabu kemarin telah memutuskan untuk menarik pasukannya dari kota Kherson yang memiliki posisi strategis, yang terletak di tenggara Ukraina. Keputusan ini disetujui setelah pertemuan penting Departemen Pertahanan Rusia.
Negara yang berjuluk ‘Beruang Merah’ ini disebut mengambil keputusan mundur karena serangan dua arah terus menerus dari Ukraina yang berkembang pesat.
Menurut kantor berita TASS, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu telah memerintahkan pasukannya untuk mundur dari kota Kherson dan mengambil garis pertahanan di tepi seberang Sungai Dnipro. Keputusan ini disebut dilakukan atas saran dari Jenderal Sergei Surovikin.
Baca Juga:
Jenderal Sergei Surovikin dengan tegas menyatakan bahwa tidak mungkin lagi memasok sumber daya ke kota Kherson.
Pejabat tinggi militer mengatakan bahwa tekanan pada Kherson meningkat pesat dan pasukan Rusia tidak mendapatkan pasokan pada kecepatan itu.
Baca Juga:
Dalam situasi seperti itu, serta dengan mendekatnya musim dingin, masalah para prajurit akan meningkat. Inilah alasan mengapa Rusia memerintahkan pasukannya untuk mundur.
Setelah menarik mundur pasukannya dari Kherson, Rusia memutuskan untuk membangun benteng pertahanan di sisi lain sungai Dnipro.
Ini adalah keputusan paling penting setelah serangan ke Ukraina, di mana tentara Rusia harus mundur dari Ibu Kota negara itu.
Namun langkah mengejutkan Rusia mundur dari Kherson menjadi kewaspadaan tersendiri bagi Ukraina karena sejak awal invasi, Rusia dengan cukup mudah merebut dan menghancurkan kota itu.
Terlebih Rusia juga mengevakuasi sejumlah penduduk yang pro-Rusia ke wilayah yang lebih aman dengan alasan mereka dikhawatirkan akan mendapat ‘tekanan’ dari militer Ukraina.
[br]
Terhadap situasi itu, sejumlah pengamat militer menyebut Rusia kemungkinan sedang menyusun strategi baru dan menata ulang kekuatannya yang melemah akibat perlawanan hebat tentara Ukraina.
Di sisi lain, pengamat menilai mundurnya Rusia dari Kherson besar kemungkinan hal itu memang menunjukkan Rusia sedang mengalami masalah, terutama dalam suplai logistik dan peralatan tempur yang banyak hancur akibat serangan Ukraina setelah negara ini mendapat bantuan senjata berpresisi tinggi dari Barat.
Tetapi beberapa pihak yang skeptis masih meragukan Ukraina telah mampu mengalahkan Rusia di medan tempur Kherson, sebelum seluruh wilayah itu benar-benar berkibar bendera Ukraina. (PNC)
TEMBILAHANTim gabungan mengerahkan alat berat ekskavator Komatsu PC200 ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Parit 18, Keluraha
Lingkungan
Tembilahan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memperkuat kesiapan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan membu
Lingkungan
Siak Tim gabungan kembali melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Ka
Lingkungan
Siak Tim gabungan kembali melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Ka
Lingkungan
Siak Polda Riau meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menyusul munculnya hotspot dalam jumlah cukup tin
Lingkungan
PEKANBARU Viral di media sosial berujung ke ranah hukum. Polres Kuantan Singingi (Kuansing) menetapkan PS sebagai tersangka dalam perkara
Hukrim
KATEMAN Pelaksana Harian (Plh) Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, S.Sos., M.Si., menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hi
Artikel
PULAU BURUNG Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir bergerak memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak musibah kebakaran di Keca
Artikel
TEMBILAHAN Pemanfaatan dan pemindahan aset Blade Server milik Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir dibahas dalam rapat koordinasi y
Artikel
Kuansing Polres Kuantan Singingi bergerak menindaklanjuti informasi terkait dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Sung
Artikel