Polres Inhil Gelar Rakor Lintas Sektoral Kesiapan Operasi Ketupat 2026
Indragiri Hilir Polres Indragiri Hilir menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Bidang Operasional dalam rangka kesiapan pelak
Artikel
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Indragiri Hilir H. Herman, S.E., M.T., Ketua TP PKK Hj. Katerina Susanti, Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouq Oktora, S.H., S.I.K., Ketua Bhayangkari Cabang Indragiri Hilir Ny. Andini Farouk, Ketua DPRD Iwan Taruna, S.T., M.Si., Kajari Inhil Nova Fuspitasari, S.H., M.H., serta unsur Forkopimda, Kepala OPD, dan perwakilan lembaga pendidikan serta kesehatan.
Acara launching yang digelar di Jl. Telaga Biru, Tembilahan Hulu, dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, serta laporan dari Kapolres Indragiri Hilir. Dilanjutkan dengan arahan dari Kapolda Riau, penandatanganan prasasti, pengguntingan pita, peninjauan dapur SPPG, pemberangkatan kendaraan Makanan Bergizi Gratis (MBG), foto bersama, dan ramah tamah.
Baca Juga:
Dalam sambutannya, Kapolres Inhil mengucapkan terima kasih atas kehadiran Kapolda Riau beserta seluruh tamu undangan yang telah menyempatkan waktu untuk hadir dalam acara tersebut. Ia juga menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan pembangunan STPG dapat berjalan dengan baik dan selesai sesuai target.
Pembangunan STPG Polres Indragiri Hilir dimulai pada tanggal 7 Juli 2025 dan selesai pada 9 Oktober 2025, dengan total waktu pengerjaan sekitar 95 hari. Kami bersyukur seluruh proses dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti," ujar AKBP Farouk Oktora.
Baca Juga:
Dalam sambutannya, Kapolda Riau menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan launching SPPG yang berjalan dengan lancar dan tertib. Menurutnya, program SPPG merupakan bagian dari program nasional pemerintah dalam upaya pemenuhan gizi yang aman dan berkualitas bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendukung program pemerintah dalam pemenuhan gizi yang aman dan berkualitas. Aman dalam arti higienis dan terpantau, serta berkualitas dalam hal standar kesehatan dan mutu bahan pangan," ujar Irjen Pol Herriy Herjawan.
Kapolda menjelaskan, sistem pengawasan dalam pengelolaan bahan pangan di SPPG dilakukan secara terbuka dan transparan, melibatkan berbagai unsur termasuk Puskesmas dan tenaga medis. Ia juga menegaskan pentingnya pemasangan CCTV di seluruh tahapan proses, mulai dari penerimaan bahan makanan, pengolahan, hingga pendistribusian makanan kepada penerima manfaat.
Saya sudah sampaikan agar seluruh proses dapat diawasi dengan CCTV selama 24 jam. Hal ini untuk menjamin keamanan pangan serta memberikan transparansi kepada publik," tegasnya.
Selain itu, Polres juga menyiapkan tenaga pendamping dan personel pengantar untuk memastikan makanan yang didistribusikan benar-benar aman dikonsumsi oleh para siswa.
Kapolda Riau turut mengungkapkan bahwa untuk program SPP di wilayah tersebut terdapat sekitar 2.400 penerima manfaat, yang tersebar di sejumlah sekolah dasar, antara lain:
SD Munawarah – 114 siswa
SD Bhayangkari – 58 siswa
SD Negeri 23 – 476 siswa
SD Negeri 002 – 38 siswa
SD Negeri 004 – 53 siswa
dan beberapa sekolah lainnya yang menjadi bagian dari program.
Irjen Pol Herriy Herjawan juga menyampaikan bahwa dari 15 SPPG di bawah Polda Riau, sebanyak lima sudah beroperasi, sementara sepuluh lainnya akan segera menyusul dioperasikan dalam waktu dekat, termasuk di Kabupaten Kampar.
Lebih lanjut, Kapolda menegaskan bahwa pengecekan bahan makanan tetap harus dilakukan secara ketat, termasuk terhadap kemungkinan adanya siswa yang memiliki alergi atau kebutuhan khusus terhadap jenis makanan tertentu.
Apabila ada siswa dengan kondisi tertentu, sekolah harus melakukan penyesuaian dengan tetap menjaga higienitas dan standar gizi," tambahnya.
Di akhir sambutannya, Kapolda Riau mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawasi dan mensukseskan program pemenuhan gizi nasional ini, demi mendukung tumbuh kembang generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.
Mari kita kawal bersama agar program nasional ini dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tutup Irjen Pol Herriy Herjawan.
Usai peresmian, Kapolda Riau bersama rombongan meninjau pendistribusian makanan bergizi kepada siswa TK Kemala Bhayangkari Cabang Indragiri Hilir. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga melakukan penanaman pohon sebagai simbol kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan.
Kunjungan diakhiri dengan ramah tamah dan makan siang bersama di Aula Rekonfu Polres Indragiri Hilir, sebelum rombongan bertolak kembali ke Pekanbaru
Indragiri Hilir Polres Indragiri Hilir menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Bidang Operasional dalam rangka kesiapan pelak
Artikel
Tempuling Peristiwa penganiayaan menggunakan senjata tajam terjadi pada Rabu (04/03/2026) sekira pukul 11.00 WIB di Lr. Binjai RT.002/RW
Artikel
Sei Salak Polsek Tempuling bergerak cepat menangkap ES (30), pelaku penganiayaan berat terhadap seorang pelajar berinisial RC (18) di Indra
Hukrim
TEMBILAHAN (4 Maret 2026) Menunjukkan dedikasi dan respon cepat terhadap musibah yang menimpa warganya, Bupati Indragiri Hilir (Inhil),
Artikel
Gaung Unit Reskrim Polsek Gaung berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana di bidang pornografi dengan menjadikan orang lain sebagai
Hukrim
Pekanbaru Penanganan kasus kematian seekor anak gajah Sumatera di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo terus berkembang. Direktorat Reserse
Artikel
Tembilahan Dalam rangka memberikan wadah positif bagi generasi muda sekaligus menekan aksi balap liar, jajaran Polres Indragiri Hilir me
Olah Raga
PEKAN BARU Anak Gajah Ditemukan Mati di Tesso Nilo, Kapolda Riau Turun ke Lokasi Dunia konservasi satwa liar di Provinsi Riau kembali berdu
Artikel
Pekanbaru Seorang mahasiswi yang tengah bersiap menyelesaikan skripsinya menjadi korban penganiayaan di lingkungan kampus UIN Suska Riau,
Hukrim
Gaung Peristiwa kebakaran hebat menghanguskan 15 unit rumah warga di Jalan Merdeka, Dusun Pasar Lama RT 01 RW 01, Desa Simpang Gaung, Ke
Artikel