Jumat, 17 Juli 2026 WIB

Polda Riau Target Bangun 110 Jembatan untuk Masyarakat, 27 Tuntas 100 Persen

Haikal - Selasa, 17 Maret 2026 20:31 WIB
1.607 view
Polda Riau Target Bangun 110 Jembatan untuk Masyarakat, 27 Tuntas 100 Persen
Polda Riau Target Bangun 110 Jembatan untuk Masyarakat, 27 Tuntas 100 Persen
Kampar - Kepolisian Daerah (Polda) Riau menunjukkan capaian luar biasa dalam membangun infrastruktur konektivitas masyarakat. PoldaRiau menargetkan 110 jembatan, di mana 27 di antaranya, termasuk di Dusun Gobah, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar sudah terwujud 100 persen.

"Total terdapat 110 jembatan dalam keseluruhan program, di mana tahap pertama sebanyak 27 jembatan telah terwujud. Sisanya 83 jembatan, beberapa sudah masuk proses pembangunan dan sebagian memasuki tahap groundbreaking," kata Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan di sela-sela peresmian jembatan di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Selasa (17/3/2026).

Kapolda menjelaskan bahwa angka 110 memiliki makna filosofis yang kuat bagi Korps Bhayangkara. Angka ini melambangkan nilai Satyahaprabu, yaitu prinsip kesetiaan tertinggi kepada negara dan pemimpin.

Baca Juga:

"Jumlah 110 atau 'Satu-Satu-Kosong' ini melambangkan nilai Satyahaprabu, yang artinya setia kepada negara dan pemimpin," ucapnya.

Kapolda menjelaskan bahwa proyek ini adalah bentuk konkret dari semangat Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Menurutnya, Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai motor pengabdian masyarakat.

Baca Juga:

"Presisi merupakan visi Bapak Kapolri yang menekankan etika pengabdian. Presisi adalah cara kita memastikan bahwa setiap langkah Polri selalu bernilai dan bermanfaat bagi masyarakat," imbuhnya.

Jenderal bintang dua ini menambahkan, melalui pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini, PoldaRiau belajar banyak hal positif dari sosok kepemimpinan Kapolri.

"Bahwa pemimpin yang besar bukan hanya mendengar perintah negara, tetapi mampu menerjemahkannya sebagai touch point yang sangat berarti di kehidupan dan hati masyarakat," imbuhnya.

Menjembatani Peradaban dan Harapan
Kapolda menekankan bahwa jembatan-jembatan ini adalah urat nadi peradaban Melayu yang sejak dulu tumbuh di sepanjang sungai besar seperti Sungai Siak, Rokan, Indragiri, dan Kampar. Dengan terhubungnya wilayah-wilayah ini melalui 110 titik baru, Polri optimis peradaban akan tumbuh lebih pesat melalui interaksi dan konektivitas yang kuat.

"Tidak ada peradaban besar yang lahir dari keterasingan. Peradaban tumbuh ketika manusia saling terhubung dan saling menguatkan," imbuhnya.

Menutup sambutannya, Kapolda menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud kehadiran Polri bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga menjadi hadir sebagai Polisi Penolong dan diharapkan senantiasa memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Khairunnas anfa'uhum linnas. Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain," tutup Kapolda.

Turut hadir dalam peresmian, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Ketua Komisi IV DPR Titiek Soeharto, Plt Gubernur Riau SF Haryanto, dan Bupati Kampar Ahmad Yuzar. Selain itu, Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi, Kapolres Kampar Boby Ramadan Putra Sebayang, serta jajaran pejabat utama (PJU) PoldaRiau dan polres Kampar, tokoh adat dan masyarakat setempat juga turut hadir.(***)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Keributan di Gedung DPRD Riau Jadi Sorotan, PW-IWO Desak Pengusutan Tanpa Kompromi
Kapolda Riau Pimpin Sertijab Dirintel, Kabid Humas hingga 4 Kapolres
Plt Gubernur Riau Lepas Dua Capaska Nasional, Titip Pesan Jaga Nama Baik Daerah dan Bangsa
Ketua IWO Riau Ingatkan Bahaya Love Scamming, Jangan Terjebak Cinta Palsu di Dunia Maya
OTT KPK di Kuansing Guncang Riau, Projo Riau : Jangan Biarkan Korupsi Terus Mencoreng Wajah Daerah
Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, Tujuh Jembatan Hadir di Inhil Perkuat Akses Masyarakat
komentar
beritaTerbaru