Kamis, 18 Juni 2026 WIB

Berikut kode-kode demokrat yang mengusik koalisi Prabowo-Sandi

Haikal - Selasa, 13 November 2018 15:59 WIB
524 view
Berikut kode-kode demokrat yang mengusik koalisi Prabowo-Sandi
SBY buka pembekalan calon legislator partai Demokrat. ?2018 Liputan6.com/Faizal Fanani

Pesisirnews.com-Pada Pilpres 2019, Demokrat salah satu partai yang mendukung pencalonan Prabowo-Sandiaga. Namun hingga saat ini belum nampak partai berlambang mercy itu terjun mengkampanyekan pasangan tersebut

Beberapa pihak menilai Demokrat tak serius mendukung Prabowo-Sandi. Ditambah lagi, ada pernyataan-pernyataan dari pihak Demokrat yang bikin koalisi Prabowo-Sandi terusik. Berikut 'kode-kode' demokrat yang mengusik koalisi Prabowo-Sandi.

1. Demokrat Tak Bergantung Pencapresan Prabowo

Baca Juga:

SBY buka pembekalan calon legislator partai Demokrat. ?2018 Liputan6.com/Faizal Fanani

Untuk menaikkan suara partai pada Pemilu 2019, Demokrat tidak akan mengandalkan dari pencapresan Prabowo-Sandi. Demokrat mengklaim punya strategi sendiri untuk menaikkan suara partai.

Baca Juga:

"Tidak (tergantung efek ekor jas). Kami mempunyai strategi sendiri, kalau kita tergantung pada coattail effect berarti kita terlalu berharap. Hope is not strategy, berharap adalah bukan strategi," kata Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Dia menegaskan, jika berharap dengan coattail effect saja, maka yang diuntungkan Partai Gerindra, bukan Partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono ini.


2. Partai Punya Capres yang Diuntungkan

SBY buka pembekalan calon legislator partai Demokrat. ?2018 Liputan6.com/Faizal Fanani

Salah satu pernyataan yang mengusik koalisi Prabowo-Sandi, saat Ketua Umum Partai Demokrat menyebut jika hanya partai yang punya capres diuntungkan pada Pemliu Serentak nanti. Di mana menurut SBY, capres yang diusung dapat menaikkan suara partai pengusung. Sementara partai-partai yang tak mengusung capres atau cawapres suaranya anjlok di pileg.

"Pemilu 2019 ini dilaksanakan secara serentak, pilpres bersamaan dengan pileg. Survei membuktikan saat ini partai politik yang punya capres sangat diuntungkan. Contohnya PDI-P dengan Pak Jokowi sebagai capres kader partai itu dan Gerindra dengan Pak Prabowo sebagai capres kader Gerindra," ujar SBY dalam pidato pembukaannya dalanm acara pembekalan caleg Demokrat di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta.


Merdeka.com


SHARE:
Tags
beritaTerkait
H Erisman Yahya: Silaturahmi Nasional FKPM Jadi Momentum Tingkatkan Kualitas Pendidikan Pesantren Muadalah
Kapolda Riau dan Pj Bupati Inhil Sholat Subuh Berjamaah dan Jalan Santai di Tembilahan
Pj Bupati Inhil Erisman Yahya Hadiri Pertemuan dengan Presiden Jokowi di Ibu Kota Nusantara
Presiden Joko Widodo Sholat id Di Lapangan Simpang Lima Kota Semarang
Permintaan Presiden Jadi Saksi Harus Diputuskan Pengadilan
Rencana Pemerintah Membagi Konsesi Izin Usaha Pertambangan Kepada Ormas Keagamaan
komentar
beritaTerbaru