Kamis, 18 Juni 2026 WIB

Kisah Mereka yang Terhindar dari Musibah Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak

- Minggu, 10 Januari 2021 11:34 WIB
2.114 view
Kisah Mereka yang Terhindar dari Musibah Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak
Pesawat Sriwijaya Air. (Foto: Repro TEMPO.co/Pesisirnews.com)

JAKARTA, Pesisirnews.com -Dunia penerbangan Tanah Air kembali berduka. Pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJ 182 dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) pukul 14.40 WIB.

Pesawat Sriwijaya Air lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Pesawat mengangkut 62 orang yang terdiri dari 12 awak kabin, 40 penumpang dewasa, 7 penumpang anak-anak, dan 3 bayi.

Pesawat malang itu kemudian terkonfirmasi oleh Badan SAR Nasional (Basarnas)jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta.

Baca Juga:

Hal itu dinyatakan Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Mayjen Bambang Suryo Adi dalam konferensi pers. Basarnas menduga pesawat terjatuh di perairan Pulau Lancang dan Pulau Laki.

"Kami menerima informasi pukul 14.55 WIB soal Sriwijaya Air SJ 182 hilang kontak. Setelah itu kami koordinasi dengan pihak Bandara Soekarno-Hatta," kata Bambang.

Baca Juga:

Basarnas segera mengerahkan kapal-kapal karet, sea rider, dan alat penyelamatan lain ke titik lokasi diduga pesawat itu jatuh.

"Sekitar 1,5 mil sampai 2 mil dari mulut pantai, di situlah kami melakukan pencarian," kata dia.

Saat ini, Basarnas telah mendirikan posko pencarian untuk menemukan para korban jatuhnya pesawat tersebut.

[br]

Dibalik berbagai musibah, umumnya selalu terdapat kisah haru dari orang-orang yang terhindar dari bencana.

Dilansir dari Suara.com, Minggu (10/1/2021), satu keluarga bernama Jojo, Dini, Nauryn dan Falle menjadi orang-orang yang terhindar dari musibah jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak.

Mereka batal menumpangi pesawat Boeing 737-500 itu karena hasil uji tes swab PCR-nya lambat keluar dari rumah sakit.

Cerita mereka ini dibagikan salah seorang warga asal Pontianak, Muhammad Yusuf Setiawan kepada Suara.com melalui direct message (dm) Instagram pada Sabtu (9/1/2021).

"Jadi kakak saya dengan istrinya dan dua anaknya semalam sudah booking tiket untuk penerbangan itu. Mereka pulang ke Pontianak setelah liburan dari Jakarta," kata Yusuf.

"Namun, hasil test swab keluarnya lambat. Akhirnya bookingan hangus dan ganti penerbangan lain," sambungnya .

Meski demikian, lanjut dia, sang kakak sempat berencana booking ulang dengan pesawat yang mengalami nasib nahas tersebut.

"Saat mau booking ulang, harganya naik, akhirnya cancel dan pakai penerbangan lain. Alhamdulillah sekarang sudah sampai di rumah. Saya jemput di Bandara Supadio," pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam jumpa pers secara daring mengaku prihatin atas musibah jatuhnya pesawat di perairan Kepulauan Seribu.

"Kami turut prihatin atas kejadian ini," katanya.

Sumber: (suara.com)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sadis! Pengemudi Grab Bike di Jakarta Dorong Penumpang Wanita, Korban Derita Luka-luka
HIPPMIH Jakarta Gelar Dialog Interaktif dengan Pj. Bupati Inhil dalam Rangka HUT ke-27
Kronologi Penemuan Mayat Staff Kepresiden Meninggal Disalah Satu Hotel Di Pontianak
Ahok Angkat Bicara Wacana PDI P Usung Anies Pilgub DKI Jakarta
Hati Hati !! Penipuan Berkedok Menempelkan QRIS Palsu Di Kotak Amal Mesjid Marak Di Jakarta
Gegara Lakukan TP Penghinaan dan Pencemaran, Wanita Cantik Ini Harus Berurusan dengan Hukum
komentar
beritaTerbaru