Selasa, 16 Juni 2026 WIB

Kang Emil Ajak Ayu Ting Ting Perangi Stunting

Haikal - Selasa, 13 November 2018 10:52 WIB
309 view
Kang Emil Ajak Ayu Ting Ting Perangi Stunting
JEMPOLAN-Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan meluncurkan program Zero Stunting pada 18 November mendatang. Program ini merupakan salah satu program dari Jabar Juara Lahir Batin dan akan Ngabret di 2019.

Bahkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan mengaet penyanyi dangdut terkenal Ayu Ting Ting dalam mensukseskan program Zero Stunting. Hal itu karena Zero Stunting dan Ayu Ting Ting ada kemiripan dalam namanya, Ting Ting dan Stunting.


"Rencananya kami akan ada program Zero Stunting pada 18 November. Jadi, sedang mencari endorsernya, mudah-mudahan Ayu Ting Ting mau karena namanya mirip," kata Kang Emil sapaannya di Gedung Sate, Bandung, kemarin.

Baca Juga:

Pada intinya, kata Kang Emil dalam 5 tahun kepemimpinan bersama wakilnya Uu Ruzhanul Ulum akan terus berupaya memajukan Jawa Barat. Zero Stunting pun salah satu upaya untuk mendorong Jabar di dunia kesehatan.

Dunia kesehatan memang luas, sehingga tak cukup satu program. Kang Emil merencanakan akan ada program Satu Rumah Sakit di setiap Kecamatan. Namun tidak mengandalkan dana APBD

Baca Juga:

"Kami adakan RS di kecamatan-kecamatan. Tak harus dari APBD, karena di Bogor ada RS yang bisa dibangun dengan zakat dan wakaf, kalau itu bisa maka kami dipercepat. Sehingga tidak mengandalkan APBD," ujarnya. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Jawa Barat, angka stunting sekarang mencapai 29,2 persen. Angka tersebut masih di bawah nasional karena nasional di atas 30 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Jabar Dodo Suhendar mengatakan, angka tersebut meningkat dari tahun 2016. Diketahui pada 2016 angkanya mencapai 25,1 persen.Pihaknya melihat bahwa faktor-faktor yang memengaruhi stunting ini masalah kesehatannya 30 persen. Sementara sisanya 70 persen merupakan masalah non kesehatan, seperti pertanian, pendidikan, daya beli dan lingkungan.

"Ini yang nanti Pak Gubernur (Kang Emil) jadi komando supaya seluruh stakeholder mulai pemerintahan, OPD dan perguruan tinggi untuk meneliti juga dari aspek makanan bergizi yang pas dan sesuai potensi lokal," tutur Dodo.



Sumber :indopos.co.id

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kuasa Hukum Ketua DPRD Soppeng Klarifikasi Isu Dugaan Penganiayaan ASN
Ketua PW IWO Riau Minta Kejaksaan Memanusiakan Manusia dalam Kasus Datuk Bahar
Kapolda Riau Tekankan Komitmen Penegakan Hukum Berintegritas Sikat Mafia Hutan
Oknum yang terlibat didalam Kawasan Hutan TNTN Penegakan Hukum Tetap Dilaksanakan
Manager PLN Tembilahan Gelar Silaturahmi dengan Kejari Inhil
Kuasa Hukum H. Masrul: BPN Pekanbaru Harus Bertanggung Jawab atas Dugaan Terbitnya Sertifikat di Tanah Sengketa
komentar
beritaTerbaru