Rabu, 24 Juli 2024 WIB

Perairan Indonesia Berpotensi Alami Gelombang Tinggi hingga 4 meter, Masyarakat Perlu Waspada

- Selasa, 11 April 2023 12:38 WIB
620 view
Perairan Indonesia Berpotensi Alami Gelombang Tinggi hingga 4 meter, Masyarakat Perlu Waspada
Peta potensi gelombang tinggi pada 11-12 April 2023 yang dirilis Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Selasa (11/4/2023). (ANTARA/HO-BMKG)

JAKARTA (Pesisirnews.com) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat pesisir untuk waspada terhadap potensi gelombang tinggi hingga empat meter di beberapa perairan Indonesia.

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar selalu waspada," kata Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo di Jakarta, Selasa.

Eko mengatakan gelombang tinggi itu berpotensi terjadi pada 11-12 April 2023 seiring dengan pola dan kecepatan angin di wilayah Indonesia.

Baca Juga:

Dia menyampaikan pola angin wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari barat laut-timur laut dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari barat daya-barat laut dengan kecepatan angin berkisar 3-35 knot.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Jawa dan Samudra Hindia Selatan NTT," katanya.

Baca Juga:

Kondisi itu, kata Eko Prasetyo, menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter di perairan utara P. Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat P. Simeulue-Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu-P. Enggano, perairan barat Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatra, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten-Jawa Timur, perairan selatan Bali-Sumbawa.

Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, Selat Sumba, Laut Sawu, Selat Sape bagian selatan, Selat Ombai, Laut Natuna Utara, perairan utara Kepulauan Anambas-Natuna, Laut Jawa, perairan selatan Kalimantan, Selat Makassar bagian selatan, perairan Makassar-Sulawesi Selatan, perairan Kepulauan Sabalana-Kepulauan Selayar, perairan Baubau-Kepulauan Wakatobi.

Kemudian, perairan utara dan selatan Flores, perairan selatan P. Sumba, Laut Flores, perairan Kepulauan Sermata-Leti, Laut Sulawesi bagian timur, perairan Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud, perairan Bitung-Kepulauan Sitaro, Laut Maluku, perairan Halmahera, Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat-Papua, Samudra Pasifik Utara Halmahera-Papua, Laut Arafuru bagian barat, Laut Banda.

Untuk gelombang di kisaran lebih tinggi 2,5-4 meter, ia memaparkan, berpeluang terjadi di perairan P. Sabu, perairan Kupang-P. Rotte, Samudra Hindia Selatan Jawa, Samudra Hindia Selatan Bali-NTB-NTT.

(PNC/ANT)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dewi Juliani Ajak Semua Warga Jaga Hutan Sebagai Paru-paru Bumi
Respon Aduan Masyarakat, Kapolres Inhil Tinjau Pengerjaan Jalan dan Jembatan di Reteh
Pemerintah Mesir Terima 120.000 Pengaduan Masyarakat Selama Bulan Maret
Kapolres Sampang Terus Bagikan Sembako kepada Masyarakat Kurang Mampu
Partai Demokrat Waspada, Mohon Rakyat Ikut Memantau Intervensi Politik
Pegadaian Membangun Perekonomian Masyarakat Lewat Digitalisasi Bisnis dan Ekosistem Emas
komentar
beritaTerbaru