Jumat, 01 Mei 2026 WIB

Komisi I Minta Pengurangan THL di Pemko Pekanbaru Dikaji Ulang

- Jumat, 13 Januari 2017 06:46 WIB
824 view
Komisi I Minta Pengurangan THL di Pemko Pekanbaru Dikaji Ulang
PESISIRNEWS.COM, PEKANBARU - Pemko Pekanbaru berencanakan akan mengurangi tenaga harian lepas atau honorer. Kebijakan ini dikarenakan Pemko mengalami masa sulit dalam penganggaran. DPRD menilai kebijakan ini perlu dikaji ulang.

"Dengan kondisi yang ada sekarang maka terjadi rasionalisasi yang tidak bisa dielakkan. Tetapi dengan akan adanya pengurangan tenaga honorer ini berdampak buruk karena menyangkut hidup orang banyak yang menggantungkan hidup terhadap perkerjaannya sebagai honorer tersebut," kata Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Hotman Sitompul SH, Kamis (12/1/2017).

Untuk itu, Politisi PDI Perjuangan ini menyarankan agar Pemko lebih jeli melihat kondisi yang ada, atau mencari alternatif lain, bahkan jika tidak ada sekalipun cara lain, selain melakukan pemutusan hubungan kerja, dipersilahkan.

"Tetapi kami menilai ini perlu dievaluasi jika itu perlu ditunda kenapa tidak. Seperti belanja dinas dan perjalanan dinas yang tidak penting itu saja yang ditiadakan atau ditunda. Uangnya dapat digunakan untuk pembayaran honorer," ungkapnya.

Untuk itu, dia berharap kepada seluruh anggota DPRD Kota Pekanbaru jika ada pembahasan-pembahasan terkait hal tersebut setiap komisi harus membuka lembaran-lembaran tentang hal itu apa yang tidak penting tunda saja, ganti dan hilangkan.

"Pemko harus memikirkan nasib orang banyak. Jadi kita tidak ingin akibat pengurangan honorer nantinya dapat menimbulkan tingkat pengangguran yang tinggi dan semakin meningkatnya tindak kriminalitas," pintanya. (rik)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
PHK Massal Karyawan PT Sambu, Pemerintah Daerah Kemana?
Propam Polda Sulawesi Tenggara Memeriksa 6 Personel Kepolisian Terkait Kasus Guru Honorer Supriyani
Tenaga Honorer Yang Masuk Dua Golongan ini Disebut Paling Beruntung Dalam Pengangkatan PPPK 2024.
Bos Facebook Jadikan 2023 sebagai Tahun Efisiensi dengan Rencanakan PHK  10.000 Karyawan
Google Dikecam karena PHK Karyawan Lewat Pesan di LinkedIn
Sepanjang Januar-Oktober 2022 Terdapat 11.626 PHK, Kemnaker: Sebisa Mungkin Hindari PHK
komentar
beritaTerbaru