Kamis, 22 Oktober 2026 WIB

Anak Aset Bangsa, Meranti Canangkan Kabupaten Layak Anak

- Minggu, 18 Oktober 2015 09:36 WIB
749 view
Anak Aset Bangsa, Meranti Canangkan Kabupaten Layak Anak
Logo Layak Anak
SURAKARTA, PESISIRNEWS.COM - Sebagai wujud perhatian dan perlindungan terhadap generasi penerus bangsa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Meranti akan segera mencanangkan kabupaten layak anak (KLA) pada 2016 mendatang.

"Kota layak anak (KLA) ini sudah menjadi impian masyarakat, dan mengaharapkan bisa terwujud di Meranti," kata Edy, saat melakukan pertemuan bersama Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak, Prapti, dan penggagas KLA Kota Surakarta, Widi, di Bale Praja Komplek Perkantoran Pemkot Surakarta, beberapa waktu lalu.

Dikatakan Edy, sebagai generasi yang akan meneruskan pembangunan daerah, sudah semestinya anak-anak mendapatkan hak-haknya dalam masa tumbuh kembang. Peran pemerintah, masyarakat dan orang tua sangat penting agar arah perkembangan anak menjadi jelas.

"Anak-anak tidak boleh berkembang dengan arah yang tidak jelas. Tugas kita menyiapkan mereka agar menjadi generasi bangsa yang hebat," ujarnya.

Lebih jauh dijelaskannya, Kota/kabupaten Layak Anak sebenarnya sudah dikenal dalam budaya melayu. Dalam tunjuk ajanya, bangsa melayu membela anak-anak dalam artian melindungi dan mengajari dengan lemah lembut.

"Untuk itu mari kita mulai berpikir agar Meranti bisa menuju Kabupaten Layak Anak (KLA). Tahun 2016 saya minta program ini sudah mulai jalan. Taman Cik Puan Selatpanjang bisa kita jadikan taman cerdas sebagai cerminan dari KLA," ungkap Pj Bupati Meranti itu.

Asisten II Setdakab Meranti, Anwar Zainal, mengaku akan segera melakukan kordinasi dengan satuan kerja terkait untuk membahas pelaksanaan KLA di Meranti.

"Sesuai arahan yang didapat, untuk tahap awal kita (Pemkab) akan menyurati pihak kementerian terkait hingga Unicef (Badan PBB), untuk memulai program KLA itu," ujar Anwar Zainal.

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Pemkot Surakarta, Prapti, mengatakan Solo sudah memulai pencanangan menuju KLA sejak tahun 2007 lalu. Hingga kini, Kota Pakubuwono itu telah berhasil melaksanakan program perlindungan terhadap anak tersebut.

"Penilaian KLA 2015 dari kementerian, Surakarta mendapat penilaian tertinggi. Ini buah keberhasilan yang kita mulai 9 tahun lalu," tutur Prapti.

Perempuan yang lama berkecimpung di bidang pendidikan itu, juga menyampaikan saat ini Kota Solo bukan lagi dalam tahap menuju KLA melainkan dalam tahap percepatan. Saat ini 164 ribu anak-anak yang menjadi skala prioritas oleh Pemkot Surakarta.

"Untuk melaksanakan KLA ini harus ada komitmen dari semua unsur, mulai dari kepala daerah, DPRD, stake holder terkait, LSM, Tokoh agama dan masyarakat. Dan yang terpenting adalah para orangtua," sebutnya.

Ditambahkan oleh Widi, penggagas KLA Kota Surakarta sejak 2007, menerangkan dengan program tersebut anak-anak diberi jaminan dan tidak didiskriminasi dalam hal apapun. Harus ada jaminan hak hidup, pendidikan, kesehatan dan perlindungan terhadap anak.

"Dengan begitu tidak ada lagi tindak kekerasan dalam bentuk apapun terhadap anak. Kami (Pemkot Surakarta), siap membantu Kepulauan Meranti menuju KLA ini," ucap Widi.(Adi)

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Herman Serahkan SHM Warga Transmigran, UPT Tiram Jaya Disiapkan Menjadi Dusun Mandiri
Dukung Program Prioritas Kapolri,Polri Bersama Masyarakat,Kapolres Inhil Serahkan Bantuan 3 (Tiga ) Mesin Katinting kepada Nelayan
Wakil Bupati Yuliantini Hadiri Pelepasan Jenazah H. Andi Rusli, Antarkan Hingga ke Pemakaman di Keritang
Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
Dua Perempuan Diamankan Polres Inhil, Diduga Edarkan Sabu 0,64 Gram di Pekan Arba
HUT ke-81 TNI di Inhil, Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda
komentar
beritaTerbaru