Sabtu, 06 Juni 2026 WIB

Dukungan Habaib dan Kiai di Sidogiri untuk 02 Berjalan Lancar,,Polisi Minta Tak Ada Panggung

- Sabtu, 12 Januari 2019 15:01 WIB
8.955 view
Dukungan Habaib dan Kiai di Sidogiri untuk 02 Berjalan Lancar,,Polisi Minta Tak Ada Panggung
Tampak tuan rumah dan Polisi yang mendatangi kegiatan istighotsah yang digelar di kediaman KH Abdullah Siradj Saukat di Ngempit, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (12/1/2019), siang. (DUTA/abdul aziz)
PASURUAN,PESISIRNEWS.COM-Istighotsah & Sikap Politik Mengadapi Pilpres 2019, digelar di kediaman KH Abdullah Siradj Saukat, keluarga besar dan pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Sidogiri, di Ngempit, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (12/1/2019), berlangsung khidmat.

Acara mendoakan Pemilu nantinya berjalan sukses ini, dihadiri puluhan Habaib, Kiai dan Masyayikh. Meski tak dihadiri calon presiden atau pun calon wakil presiden nomor urut 02, acara ini sempat diwarnai dengan 'dilarangnya' pengerahan massa dan bedirinya panggung di lokasi istighotsah oleh Polres Pasuruan Kota.

Entah apa yang jadi alasannya. Bahkan sejak pagi sedikitnya 5 unit kendaraan polisi dan 1 truk datang, terus memantau situasi. Polisi beralasan karena adanya keramaian. Belakangan lunak, dengan catatan tidak ada pengerahan massa ataupun ada panggung terbuka.

Namun demikian Gus Towi, selaku tuan rumah menyayangkan adanya pelarangan itu. Padahal acara ini sedianya dihadiri ribuan alumni santri Sidogiri. "Sejak kemarin tak boleh ada panggung dan pengerahan massa," ujar Gus Towi.

Hal senada juga diungkapkan Hasan Assegaf, mewakili para Habaib berharap agar aparat keamanan bekerja profesional. Acara istighotsah ini bukan kampanye."Panggung semestinya harus dipasang, tak diperbolehkan, halaman istighotsah tidak boleh ada massa. Harus dipakai buat parkir. Bagaimanapun kami tetap menghormati ketidakbolehan itu," ungkapnya.

Sementara dari sikap yang ditunjukkan aparat kemanan ini, tak hanya mengerahkan satu truk personil, tapi juga 4 mobil patroli diparkir di pintu masuk acara istighotsah. Tak hanya itu, beberapa perwira Shabara terus hilir mudik di lokasi. Meski sebelum acara dimulai panitia dan keamanan sempat diingatkan oleh petugas. Tampak pula personel intel dari kesatuan lain yang turut memantau acara tersebut.

Gus Irfan Yusuf Hasyim, juru bicara Prabowo-Sandi tersenyum ketika ditanya duta.co soal pelarangan dari kepolisian ini. Menurut Gus Irfan, aparat keamanan tidak perlu khawatir dengan gelar acara para habaib, kiai dan santri.

"Anda lihat sendiri, acara berjalan sangat tertib dan lancar. Tidak ada ribut, bahkan tidak ada rebutan makanan. Penuh dengan doa untuk keselamatan bangsa dan negara. Ini sudah menjadi tradisi pesantren, mereka selalu menjunjung tinggi akhlaq," jelas Gus Irfan di lokasi acara.

Sumber
: Duta.co
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ribuan Warga Padati Lapangan Gajah Mada, Bupati H. Herman Hadiri Malam Puncak HUT TNI ke-80
Ziarah Nasional HUT TNI ke-80, Wabup Inhil Ajak Generasi Muda Hargai Jasa Pahlawan
Berkah Ramadhan, Keluarga Besar TNI dan Polri di Tembilahan Bagikan Takjil Gratis
Sekda Inhil Hadiri Upacara Pelepasan dan Pemakaman Letkol Pom Sugiarto
Pekan Ragam Budaya Nusantara Berakhir Meriah, Penjabat Bupati Indragiri Hilir Mengapresiasi Partisipasi Masyarakat
Perayaan HUT Ke-79 TNI: Pj Bupati Inhil H Erisman Yahya Tegaskan Pentingnya Sinergi dengan TNI
komentar
beritaTerbaru