Kamis, 18 Juni 2026 WIB

Sebut 80 Persen Pembangunan Karena Kabupaten Kampar, Massa Desak Kadisdik Pelalawan Dicopot

- Kamis, 24 November 2016 14:04 WIB
759 view
Sebut 80 Persen Pembangunan Karena Kabupaten Kampar, Massa Desak Kadisdik Pelalawan Dicopot
PESISIRNEWS.COM, PANGKALANKERINCI - Puluhan massa yang menamakan diri Aliansi Peduli Masyarakat Kabupaten Pelalawan (APMKP) menggelar unjuk rasa di depan kantor bupati Pelalawan, Kamis (24/11/2016).

Unjuk rasa ini mendesak pemerintah daerah dalam hal ini bupati Pelalawan untuk mencopot kepala Dinas Pendidikan kabupaten Pelalawan Syafrudin.

Latar belakang aksi mendesak untuk mencopot Kadisdik ini, berawal dari pernyataan yang bersangkutan pada pidato apel pagi Senin lalu, dinilai melukai hati masyarakat kabupaten Pelalawan.

Demikian pernyataan sejumlah pengunjuk rasa yang disambut oleh Sekretaris Daerah kabupaten Pelalawan Tengku Mukhlis.

Di hadapan Sekda, pengunjuk rasa mengatakan pernyataan Kadisdik menyebut-nyebut bahwasanya pembangungan Pelalawan dibangun 80 persen bersumber dari kabupaten induk Kabupaten Kampar dan hanya 20 persen bersumber dari kabupaten Pelalawan.

"Jelas-jelas pernyataan Kadisdik ini sangat melukai hati masyarakat kabupaten Pelalawan. Pasalnya, kabupaten Pelalawan sudah berusia 17 tahun," tegas pengunjuk rasa dengan menggunakan pengeras suara.

Mereka menuding pernyataan resmi yang disampaikan Kadisdik sangat tidak berdasar. Untuk itu mereka mendesak Kadisdik agar mengklarifikasi pernyataan dia, selain itu pula diminta kadisdik untuk menyampaikan permintaan maaf.

Dalam sambutannya, Sekdakab di depan pengunjuk rasa mengakui bahwa pernyataan Kadisdik ini disampaikan saat apel Senin pagi. Bahkan pada acara coffe morning, bupati sudah menegur keras Kadisdik atas pernyataan yang keliru ini.

"Pak bupati sudah menegur yang bersangkutan terhadap pernyataan yang bersangkutan," tegas Sekda.

Berselang beberapa saat kemudian, Kadisdik Safrudin datang menemui pengunjuk rasa untuk memberikan keterangan. Di ruang rapat kantor bupati, Safrudin meluruskan pernyataaan dia pada apel pagi kapasitasnya sebagai Kadisdik.

Ia pun meluruskan bahwa pernyataan 80 persen itu bukanlah pembangunan Pelalawan secara keseluruhan bersumber dari kabupaten Kampar. Akan tetapi yang ia sebut adalah temuan sekolah 80 persen itu berasal dari kabupaten Kampar sulit untuk dikembangkan.

Sumber: Riauterkini.com

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Oknum yang terlibat didalam Kawasan Hutan TNTN Penegakan Hukum Tetap Dilaksanakan
Tradisi Balimau Kasai Potang Mogang yang Lestari di Masyarakat Langgam, Pelalawan
Laga Perdana Bola Voli Putra Porprov X Kuansing, Tim Inhil Taklukkan Pelalawan 3-1
BBKSDA  Berupaya Temukan Pria di Pelalawan yang Tewas Disambar Buaya
Tragis! Remaja di Pelalawan Akhiri Hidup dengan Tali Jemuran, Sempat Merekam Pakai HP
Kemenkominfo RI Berikan Penghargaan Smart Economy Tahun 2021 ke Kabupaten Pelalawan
komentar
beritaTerbaru