Jumat, 05 Juni 2026 WIB

Atasi Pendidikan di Perbatasan dengan Sekolah Hijau

- Jumat, 05 September 2014 13:28 WIB
1.007 view
Atasi Pendidikan di Perbatasan dengan Sekolah Hijau
Apa Alasan Warga Perbatasan Lebih Suka Malaysia?
JAKARTA,PESISIRNEWS.com - Pelayanan pendidikan yang berkualitas, terjangkau, dan mampu menjawab permasalahan sosial khususnya di wilayah perbatasan Indonesia masih jadi tantangan.

Pendekatan Sekolah Hijau di Kabupaten Sambas Kalimantan Barat yang diinisiasi Wahana Visi Indonesia-Pemkab Sambas menjadi salah satu alternatif mengatasi tantangan itu.

Konsep Sekolah Hijau yang diadopsi oleh tiga sekolah dasar, yakni  SDN 07 Sasak, SDN 01 Aruk dan SDN 03 Sajingan  sejak tahun 2011, kini  sudah menghasilkan perubahan positif di lingkungan sekolah.

"Secara kasat mata, perubahan yang paling terlihat adalah kerapihan, kebersihan lingkungan sekolah, dan metode pembelajaran," kata Irene Marbun, Regional Operation Managaer, Wahana Visi Indonesia Kalimantan Barat, Jumat (5/9/2014).

Disebutkan metode ataupun dengan cara belajar yang baru telah mendorong anak-anak melakukan diskusi kelompok. Ini  berbeda dengan suasana kelas sebelumnya yang bersifat konvensional.

"Dengan pemberlajaran SERU yakni Senang, Efektif, Ramah dan Unik, seorang guru dimudahkan menyiapkan materi pembelajarannya.  Wawasan guru semakin bertambah," katanya.

Di samping itu, sekolah juga mendidik anak melestarikan lingkungan alam dan budayanya, juga membangun karakter positif pada anak.

Keberhasilan program ini ditandai dengan peluncuran buku berjudul Tumbuh di Batas Negeri, Kamis, 4 September 2014 di SDN 07 Sasak, Kec. Sajingan Besar, Kab. Sambas. Program Sekolah  Hijau Sambas ini, telah mengantar Kabupaten Sambas meraih MDG Awards 2013 kategori Pendidikan bulan Maret 2014 lalu.

Kabupaten Sambas yang terletak di daerah perbatasan Indonesia dan Malaysia, mengalami tantangan degradasi lingkungan. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi kualitas hidup warga, namun juga mengancam masa depan generasi muda yang bisa jadi kehilangan identitas budaya mereka.

Atas dasar inilah Bupati Sambas Dr. Hj. Juliarti Djuhari Alwi, sangat mendukung hadirnya program Sekolah Hijau  di 3 lokasi SD di Sambas.

“Pada dasarnya, Pemda melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas menyambut dengan antusias insiatif Wahana Visi Indonesia menghadirkan Sekolah Hijau. Bersama dengan dinas terkait kami langsung membicarakannya dalam rapat dewan di DPRD Sambas,” kata Bupati. TRIBUNNEWS.COM

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ironis, Siswa SDN 14 Bengkalis Belajar di Lantai
Musyawarah Anak Cabang ke IV PDIP Kecamatan Rupat Di Gelar
Tim Sepak Bola Jaya Mukti FC Tumbangkan Shinobi 77 FC  Di Final Pemuda Cup II
Jalan Di Perbaiki, PT SRL Rupat  Laksanakan CSR
Ketua ULP Bengkalis,Sevnur Lagi !!!
Ordis juara Trimukti cup VIII
komentar
beritaTerbaru