Sabtu, 13 Juni 2026 WIB

Jokowi Kecewa Resapan APBD Daerah Rendah

Kepala Daerah diminta jangan takut
- Kamis, 26 November 2015 08:11 WIB
414 view
Jokowi Kecewa Resapan APBD Daerah  Rendah
PESISIRNEWS.COM, MAKASSAR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah daerah agar tidak takut dalam menggunakan dana APBD 2016 secara maksimal, untuk menggerakan perekonomian. 

"Kalau tidak di ambil serupiah pun kenapa harus takut ? Saya pastikan akan saya bantu, kalau itu merupakan kebijakan dan bisa tunjukkan ke saya dan itu betul, saya akan back up penuh," katanya dalam Munas V Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia di Makassar, Rabu (25/11) malam.

Presiden Jokowi mengaku sedih dengan tingkat serapan anggaram yang terjadi saat ini. "Saya agak sedih, duit ada, membelanjakannya kok sulit. Apa masalahnya? Takut apa?," ujarnya.

Jokowi mengungkapkan saat menjadi wali kota dan gubernur, dirinya tidak pernah takut dalam membelanjakan APBD. Presiden menyebutkan sekarang ini di Pemkab/ kota masih ada uang Rp259 triliun, tidak jauh berbeda pada posisi Agustus yang mencapai Rp270 triliun.

"Duit itu kalau dibelanjakan akan menggerakkan ekonomi rakyat. Tiap pagi saya lihat data penyerapan anggaran di daerah, daerah mana yang serapannya rendah," katanya.

Menurut dia, uang itu ditunggu masyarakat. Presiden menyebutkan untuk menghindari dana diparkir di bank maka cara transfer uang akan diubah.

"Daerah yang terlalu banyak menaruh dananya di bank, nantinya yang ditransfer bukan uang, tapi surat utang. Artinya kalau daerah perlu Rp102 miliar hanya itu yang bisa diambil," jelasnya.

Menurutnya, daya beli masyarakat muncul kalau ada belanja pemerintah karena itu pada 2016, segera keluarkan uang dari APBD agar rakyat punya daya beli.

"Kalau terlambat artinya menghambat daya beli masyarakat, tapi begitu jalan dibangun, real KA dibangun, itu akan buka lapangan kerja dan tingkatkan daya beli masyarakat," katanya.

Sukai Fan Page Facebook Pesisirnews.com, untuk mendapatkan berita terbaru. Silahkan Klik DISINI / Follow twiter klik DISINI

Source  : republika.co.id

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Inhil Herman APBD 2026 memuat Belanja Wajib
BKAD Inhil Jelaskan Tahapan Penyusunan APBD 2026, Rincian Anggaran OPD Masih dalam Proses Finalisasi
APBD 2026 Inhil Terancam Telambat, Apa Akibatnya? Begini Pandangan Akademisi
KUA-PPAS APBD 2026 Terlambat, DPRD Inhil; Persoalan Rakyat Tidak Bisa Main Cepat Membahasnya, Rakyat Harus Diutamakan
APBD Inhil 2026 Terancam Molor, Risiko Transaksional dan Tidak Pro Rakyat
Adanya Oknum Penegak Hukum Calo Proyek Bukan Isu Baru,Menurut Praktisi Hukum = Sudah Menyalahi Wewenang
komentar
beritaTerbaru