Selasa, 16 Juni 2026 WIB

Penyebar Foto Syur Editan Grace Natalie Minta Maaf

Haikal - Senin, 19 November 2018 19:02 WIB
674 view
Penyebar Foto Syur Editan Grace Natalie Minta Maaf
permintaan maaf penyebaran Hoax Ketum PSI. ?Liputan6.com/Herman Zakharia
Pesisirnews.com-
Salah satu penyebar Foto Syur Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia(PSI) Grace Natalie Menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di Gedung DPP PSI Pelaku bernama Topan Pratama seorang sopir texi online yang menyebarkan foto syur  hasil editan di akun facebook miliknya.

Sebelumnya, Grace telah melaporkan 7 akun yang menyebar foto syur hasil editan itu kepada Polda Metro Jaya. Grace mengatakan, permintaan maaf ini adalah sebuah pelajaran untuk publik agar tidak ikut menyebarkan berita hoaks. Sebab, ada konsekuensi hukum bila sampai hal itu dilakukan.


"Nah Bro Topan kemudian ada di dalam salah satu dari tujuh nama yang kami laporkan ketika itu, dan Bro Topan ternyata masih punya hubungan pertemanan dengan pengurus kami di Banten. Jadi dia mencoba menghubungi untuk mengklarifikasi dan meminta maaf secara langsung," jelas Grace di kantor DPP PSI, jakarta, Senin (19/11).

Baca Juga:

Grace mengapresiasi permintaan maaf dari Topan. Menurutnya, dari ketujuh orang yang Grace laporkan, hanya Topan yang memiliki itikad baik untuk mau meminta maaf secara publik kepada PSI.

Topan mengaku, dia hanya menyebarkan hal tersebut di akun miliknya tanpa mengetahui keseluruhan isi berita.

Baca Juga:

"Pertama itu saya cuma baca dari Facebook sambil jalan kerjaan bawa mobil, jadi saya enggak baca dalamnya lagi, saya langsung share-share aja tanpa lihat isi beritanya," tutur Topan.

Topan memang sempat menuliskan komentarnya sendiri akan foto syur tersebut. Dia menyebut Grace model majalah dewasa, sehingga tidak pantas memimpin Indonesia di masa depan.

"Pertama karena saya merasa bersalah karena ternyata yang saya share itu adalah editan, jadi misalnya baca berita dari media harusnya, apalagi di medsos, harusnya lebih teliti lagi dari mana asalnya, editan atau bukan, agar tidak menyebarkan berita bohong," ucap Topan.

Topan sendiri hanya pernah mendengar sedikit mengenai PSI. Ia pun mengaku tidak tahu apa yang PSI sedang perjuangkan sebagai partai di Indonesia.



Merdeka.com

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kuasa Hukum Ketua DPRD Soppeng Klarifikasi Isu Dugaan Penganiayaan ASN
Kapolda Riau Tekankan Komitmen Penegakan Hukum Berintegritas Sikat Mafia Hutan
Oknum yang terlibat didalam Kawasan Hutan TNTN Penegakan Hukum Tetap Dilaksanakan
Kuasa Hukum H. Masrul: BPN Pekanbaru Harus Bertanggung Jawab atas Dugaan Terbitnya Sertifikat di Tanah Sengketa
Kuasa Hukum Izhar Pahwi YP. Sikumbang Sampaikan Kejanggalan SK Calon Kepala Desa Antar Waktu Desa Sekara
Usai Pilkada, Mafirion Ajak Masyarakat Bersatu Melalui Sosialisasi Empat Pilar*
komentar
beritaTerbaru