Minggu, 14 Juni 2026 WIB

FDA Setujui Izin Edar Obat Termahal di Dunia, Harganya Bisa Bikin Jantung Copot

- Selasa, 29 November 2022 14:38 WIB
936 view
FDA Setujui Izin Edar Obat Termahal di Dunia, Harganya Bisa Bikin Jantung Copot
Ilustrasi: Pengobatan hemofilia yang memengaruhi kemampuan darah untuk menggumpal. (Foto: AFP)

PENNSYLVANIA (Pesisirnews.com) - Otoritas kesehatan Amerika Serikat (AS) menyetujui peredaran obat terapi gen pertama untuk hemofilia, dengan harga fantastis yaki US$ 3,5 juta Rp 52 miliar sekali pengobatan. Hemofilia adalah kondisi langka yang memengaruhi kemampuan darah untuk menggumpal.

Dilansir dari financialpost.com, Selasa, Food and Drug Administration (FDA) memberikan izin edar pada Hemgenix, pengobatan IV untuk orang dewasa dengan hemofilia B, bentuk kelainan genetik yang kurang umum yang terutama menyerang pria.

Pembuat obat CSL Behring, yang berbasis di Pennsylvania, mengumumkan label harga US$ 3,5 juta tak lama setelah persetujuan FDA, dengan mengatakan bahwa obatnya pada akhirnya akan mengurangi biaya perawatan kesehatan karena pasien akan mengalami lebih sedikit pendarahan dan membutuhkan perawatan pembekuan yang lebih sedikit.

Baca Juga:

Menurut sebuah penelitian yang dikutip olehNational Library of Medicine, harga tersebut menjadikan Hemgenix obat termahal di dunia, melampaui terapi gen Zolgensma Novartis untuk atrofi otot tulang belakang (SMA), yang harganya sekitar US$ 2 juta per dosis.

Seperti kebanyakan obat-obatan di AS, sebagian besar biaya pengobatan baru akan ditanggung oleh perusahaan asuransi, bukan pasien, termasuk program swasta dan program pemerintah.

Baca Juga:

Setelah beberapa dekade penelitian, terapi gen telah mulai membentuk kembali pengobatan kanker dan penyakit langka yang diturunkan dengan obat-obatan yang dapat memodifikasi atau memperbaiki mutasi yang tertanam dalam kode genetik manusia.

[br]

Hemgenix adalah pengobatan pertama untuk hemofilia dan beberapa pembuat obat lain sedang mengerjakan terapi gen untuk bentuk gangguan yang lebih umum, hemofilia A.

"Persetujuan hari ini memberikan pilihan pengobatan baru untuk pasien dengan hemofilia B dan merupakan kemajuan penting dalam pengembangan terapi inovatif," kata Dr. Peter Marks dari FDA dikuti dari CBS News.

Agensi tidak merinci berapa lama obat itu bekerja. Tapi CSL Behring mengatakan obat akan mengurangi perdarahan dan peningkatan pembekuan darah selama bertahun-tahun. (PNC)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pengadilan AS Perintahkan Penyelidikan Seorang Pria yang Bocorkan Informasi Sangat Rahasia
CEO TikTok Jawab Tudingan Parlemen AS mengenai Bahaya TikTok bagi Kemanan Nasional
Pemerintah AS Setujui Penjualan Senjata Senilai Rp 9,4 Triliun ke Taiwan
AS Minta Rusia Perpanjang Perjanjian Ekspor Biji-bijian Ukraina yang Berakhir 18 Maret
Pertarungan Atlet UFC Jeka Saragih vs Anshul Jubli akan Digelar Maret 2023 di AS
Pentagon Tawarkan Kontrak Senilai Rp 140,3 Triliun ke Amazon, Microsoft, Google dan Oracle
komentar
beritaTerbaru