Polsek Tempuling Laksanakan Pengecekan Ketahanan Pangan, Dukung Program Swasembada Pangan Polda Riau
Indragiri Hilir Dalam rangka mendukung Program Manajemen Swasembada Ketahanan Pangan Polda Riau, personel Polsek Tempuling melaksanakan
Artikel
NEW DELHI (Pesisirnews.com) - Selama pertemuan Kelompok G20 yang berlangsung di India, Kamis, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Anthony Blinken, meminta Rusia untuk memperbaharui perjanjian ekspor biji-bijian Ukraina, yang berakhir bulan ini.
"Inisiatif Butir Laut Hitam", nama resmi untuk perjanjian ekspor biji-bijian dari pelabuhan Ukraina, berasal dari kesepakatan yang dicapai pada 22 Juli tahun lalu, yang membantu meringankan krisis pangan global yang disebabkan oleh perang.
Kemudian perjanjian itu diperpanjang pada pertengahan November selama empat bulan yang berakhir pada 18 Maret 2023.
Baca Juga:
Perjanjian tersebut memungkinkan Ukraina untuk mengekspor sekitar 20 juta ton biji-bijian setelah invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, yang mencegah kapal meninggalkan pelabuhan Ukraina, karena Moskow menyatakan kekhawatiran tentang aktivitas maritim Ukraina.
Berdasarkan perjanjian tersebut, Rusia, pada gilirannya, dijanjikan akan diizinkan mengekspor pupuk meskipun ada sanksi Barat.
Baca Juga:
Amerika Serikat mengatakan tidak menargetkan pupuk atau produk pertanian lainnya sebagai bagian dari sanksi besar-besaran terhadap Rusia.
Blinken berkata, "Ekspor makanan dan biji-bijian Rusia melebihi tingkat pra-invasi, dan ekspor pupuknya telah kembali seperti semula pada Februari lalu."
Blinken juga mengatakan dalam sambutannya, "Rusia sengaja dan sistematis memperlambat laju inspeksi, yang menyebabkan penumpukan jumlah kapal yang dapat mengirimkan makanan ke dunia saat ini."
"Sangat penting bahwa G20 berbicara untuk memperluas dan memperluas inisiatif biji-bijian guna meningkatkan ketahanan pangan bagi yang paling rentan," kata Blinken di New Delhi kepada para menteri luar negeri negara-negara G20, dikutip dari Agence France-Presse (AFP), Jumat.
[br]
Sementara itu, Moskow melalui Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov yang menghadiri pertemuan G20 menegaskan bahwa bagian dari perjanjian ini belum dilaksanakan.
Namun Blinken mengatakan tidak akan mengadakan pertemuan bilateral dengannya karena menurutnya Moskow tidak serius menempuh jalur diplomatik untuk mengakhiri perang.
"Sayangnya, proses pertemuan ini sekali lagi diselimuti oleh perang Rusia yang tidak beralasan dan tidak dapat dibenarkan di Ukraina, serta kampanyenya yang sengaja menghancurkan sasaran sipil dan serangannya terhadap prinsip-prinsip dasar Piagam PBB," kata Blinken kepada perwakilan G20.
(PNC)
Indragiri Hilir Dalam rangka mendukung Program Manajemen Swasembada Ketahanan Pangan Polda Riau, personel Polsek Tempuling melaksanakan
Artikel
TEMBILAHAN Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indragiri Hilir melaksanakan ke
Advertorial
TEMBILAHAN Bupati Indragiri Hilir, Herman kembali mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk terus konsisten melaksanakan Gerakan Jum&
Advertorial
Tembilahan Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, SE, MT secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup Tahun 2026 di Lapangan Stadion
Advertorial
Tembilahan Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, SE, MT secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup Tahun 2026 di Lapangan Stadion
Advertorial
Indragiri Hilir Komitmen memberantas peredaran narkotika kembali dibuktikan jajaran Polsek Kateman. Berbekal laporan masyarakat yang dis
Hukrim
BATAM Rasa haru dan syukur menyelimuti kepulangan 307 jamaah haji asal Kabupaten Indragiri Hilir yang tergabung dalam Kloter BTH7. Seti
Advertorial
Tembilahan Hulu, 8 Juni 2026 Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir (Inhil) kembali berhasil mengungkap tindak pidana penyalahgun
Hukrim
Tembilahan, (7/6/2026) Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hilir, Katerina Susanti, meninjau pelaksanaan Lomba Kuliner Inovatif Be
Artikel
TEMBILAHAN Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir bergerak cepat menangani dua titik k
Artikel