Pesisirnews.com - Viagra, atau yang populer disebut “Pil Biru†hingga kini masih terkenal sebagai obat yang manjur untuk mengatasi disfungsi ereksi pada pria.
Obat yang dilaunching pada tahun 1998 ini juga dianggap sebagai ‘dewa penolong’ bagi sebagian pria dalam urusan ranjang.
Tapi, tahukah Bunda bahwa masalah disfungsi seksual tidak hanya terjadi pada pria?
Baca Juga:
Menurut penelitian seperti dikutip healthline.com, 43 persen wanita di seluruh dunia ternyata memiliki hasrat seksual yang rendah.
Kemudian, 10 persen wanita menderita gangguan hasrat seksual hipoaktif (HSDD), yang membuat seorang wanita memiliki libido sangat rendah, hingga kehilangan gairah seksual sama sekali (frigiditas).
Baca Juga:
[br]
Keadaan hubungan ranjang yang tidak sehat ini tentu bisa berakibat fatal dalam hubungan perkawinan. Selain menimbulkan disharmoni dalam rumah tangga, hubungan ranjang yang bermasalah dapat menyebabkan terjadinya perceraian.
Mengingat hubungan suami-istri juga berperan penting dalam kehidupan rumah tangga, serta adanya ‘tuntutan’ dari sebagian wanita terhadap kesetaraan dalam masalah seksualitas, maka sebuah perusahaan farmasi yang berbasis di Amerika Serikat (AS), kemudian menciptakan satu jenis obat yang dapat meningkatkan gairah seksual wanita.
Obat yang dibuat oleh perusahaan farmasi Sprout Pharmaceuticals ini diberi nama Addyi, yang kemudian mendapat julukan “Pil Pinkâ€, atau dalam istilah yang digunakan secara umum, obat ini adalah versi Viagra khusus wanita.
Adapun perbedaan Addyi dengan Viagra yakni, jika Viagra fungsinya untuk memperkuat ereksi pria dengan meningkatkan aliran darah ke alat vital, Addyi bukan obat untuk memperbaiki masalah organ seks wanita, melainkan bekerja pada bagian otak yang bertanggung jawab atas minat seksual wanita, sehingga memicu keinginan wanita untuk berhubungan seks.
[br]
Obat ini sebenarnya bukanlah produk baru karena telah diluncurkan pada 2015 lalu. Obat inipun sudah mendapat rekomendasi dari Food and Drug Administration (FDA) AS sebagai satu-satunya obat yang disetujui untuk meningkatkan dorongan seksual wanita.
Sayangnya obat yang dapat membantu masalah hubungan ranjang bagi pasangan suami-istri ini harganya relatif terbilang cukup mahal.
Menurut situs drugs.com,harga satu tabung pil Addyi berisi 30 butir, dijual seharga lebih dari 8.4 juta rupiah. Sedangkan harga satuanya sekitar 280 ribu/butir.
Meski di klaim memiliki khasiat yang baik dalam membantu hubungan suami-istri, obat ini juga dikatakan memiliki efek samping seperti membuat mulut kering, insomnia, pusing, kantuk, mual, dan dapat membuat tekanan darah menjadi sangat rendah.
Dengan mengetahui perkembangan medis yang ada, semoga ayah-bunda memiliki solusi alternatif ketika mengalami masalah dalam aktivitas hubungan ranjang karena tidak sedikit kasus perceraian terjadi akibat urusan yang tidak tuntas di atas kasur ini.***