Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Jalan Budiman Tembilahan
TEMBILAHAN Kebakaran terjadi di Jalan Budiman, Gang Silaturahim 1, Kelurahan Tembilahan, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir
Peristiwa
PESISIRNEWS.COM, SELATPANJANG - Permainan tradisional Meriam Bambu atau disebut juga Bedil Bambu/Meriam Buluh merupakan permainan anak melayu yang biasanya dimainkan pada bulan Suci Ramadhan. Bulan Suci yang hanya tinggal beberapa hari lagi, sejumlah anak di Kepulauan Meranti, terutama yang tinggal di daerah perdesaan mulai mengincar keberadaan bambu (buluh) sebagai permainan tradisional itu.
Walaupun ini merupakan permainan yang cukup berbahaya bagi anak-anak, apabila tidak berhati-hati dalam memainkannya, semburan api dapat mengenai wajah si pemain. Namun, itu tidak dihiraukan oleh penggemarnya karena permainan ini hanya dinikmati sekali dalam setahun.
"Kalau
tak ada buluh, kita bikin meriamnya dari kaleng aja bang, soalnya buluh
sangat sulit didapatkan sekarang ini," sebut Udin salah seorang warga
Selatpanjang, Senin (15/6) kemarin.
Baca Juga:
Dia juga mengatakan bahwa permainan tradisional ini sangat luar biasa keistimewaannya jika dibandingkan dengan permainan lainnya saat menjelang maupun di saat bulan ramadhan.
"Ya pasti beda lah main meriam dengan main mercun, kalau meriam ini tak pakai habis-habis kecuali pecah, tinggal cari minyak tanah diisi lalu dihidupkan, dan bunyinya pun memuaskan," ungkap Udin menjelaskan.
Baca Juga:
Untuk diketahui, Permainan tradisional Meiam Buluh ini terinspirasi dari senjata yang digunakan oleh Portugis ketika menguasai Nusantara pada abad ke- 6. Meriam ini terbuat dari bambu berukuran besar, kemudian dipotong 1,5 meter. Kemudian, pada bambu tersebut dibuat lobang kecil berdiameter 5 cm, lantas dari lobang tersebut dimasukkan minyak tanah dan kain sebagai sumbu. Selanjutnya memanaskan meriam dengan memberikan api yang terus ditiup sampai mengeluarkan asap, setelah ini barulah ditembak.
Sementara itu, Kepala Desa Insit, Jumir menghimbau kepada warganya agar tidak menggunakan permainan yang dianggap berbahaya tersebut, "Selain berbahaya permainan itu juga sangat mengganggu aktivitas masyarakat saat menjalani ibadah terawih di bulan suci ramadhan," sebutnya.
Lebih jauh, Jumir juga menghimbau kepada warga Desa Insit dan Kecamatan Tebingtinggi Barat pada umumnya agar tidak menggunakan permainan berbahaya tersebut.(Adi)
TEMBILAHAN Kebakaran terjadi di Jalan Budiman, Gang Silaturahim 1, Kelurahan Tembilahan, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir
Peristiwa
BENGKALIS,Polda Riau bersama jajaran terus memasifkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan menyasar langsung masyar
Artikel
Pelalawan Polres Pelalawan menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Suaka Mar
Lingkungan
Johor Bahru Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan memaparkan perkembangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta upaya terpadu penangana
Artikel
(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Plh Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, sambut kedatangan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Katamso S
Artikel
Siak Polda Riau memanfaatkan teknologi drone untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Drone tak hanya digunaka
Artikel
TEMBILAHANTim gabungan mengerahkan alat berat ekskavator Komatsu PC200 ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Parit 18, Keluraha
Lingkungan
Tembilahan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memperkuat kesiapan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan membu
Lingkungan
Siak Tim gabungan kembali melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Ka
Lingkungan
Siak Tim gabungan kembali melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Ka
Lingkungan