Minggu, 20 September 2026 WIB

Ferry Wawan Cahyono, S.Pi., M.Si ‘Nguri-uri’ Seni Budaya Wayang Kulit

- Senin, 18 Juli 2022 14:25 WIB
958 view
Ferry Wawan Cahyono, S.Pi., M.Si ‘Nguri-uri’ Seni Budaya Wayang Kulit

BANJARNEGARA (Pesisirnews.com) - Melestarikan warisan budaya bangsa, dengan pentas seni wayang kulit bisa dikatakan sebagai sarana bersosialisasi program pemerintah di masa paska Pademi ini khususnya di Jawa Tengah.

Hal ini sebagaiman di gelarnya seni wayang kulit bersama Ki Jono dan Putranya Ki Jalu Pamungkas di dukuh Kaliputih Desa Tempuran Kecamatan Wanayasa yang dihadiri oleh wakil ketua DPRD Provinsi Jateng Ferry Wawan Cahyono, S.Pi,M,Si, Ketua KNPI Sugijen, Camat Wanayasa Sri Wahyuni S.E, dari Polsek diwakili Bripka Dwi Yanuar, Sertu Risal Mustofa, serta Kades Tempuran Suratno.

Pelaksanaan pagelaran ini dilaksanakan di Jalan Utama Dukuh Kaliputih, Minggu (17/7) malam.

Baca Juga:

Dalam uri-uri budaya pasca pademi suatu bentuk penyampaian informasi berupa vaksin yang tetap di galakan serta budaya gotong royong kembali di suarakan, dengan hiburan yang sangat merakyat ini banyak pesan dari cerita pewayangan yang bermakna.

Ferry Wawan Cahyono, S.Pi, M.Si mengatakan bahwa wayang kulit merupakan warisan leluhur yang setiap cerita nya mempunyai arti penting dalam bermasyarakat berbangsa dan bernegara, Nguri-uri budaya Jawa adalah tangung jawab bersama, salah satunya dengan kegiatan ini.

Baca Juga:

Selain itu banyak hal positif yang dapat diambil dari kegiatan ini mulai dari segi agama, kebersamaan, persatuan dan kerukunan sesame warga masyarakat.

Sementara itu, seorang warga Kaliputih bernama Warno, memberikan apresiasi kepada Bapak Ferry yang telah memberikan kontribusi yang luar biasa di desanya dengan pentas wayang kulit ini.

“Saya sangat senang sekali karena sudah lama kami tidak pernah lihat wayang karena pandemi berberapa waktu silam. Terima kasih pak Ferry telah hadirkan suatu hiburan di desa kami ini,” katanya.

Seni budaya wayang kulit masih banyak peminatnya, karena yang datang keacara ini bukan hanya dari kalangan warga setempat, melainkan dari lain kecamatan. Mereka rela jauh-jauh datang untuk menyaksikannya. (PNC/rls*)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pemkab Inhil Terbitkan SE Pajak Kesenian dan Hiburan, Dorong Optimalisasi PAD 2026
Lestarikan Adat, Bupati Inhil Buka Festival Seni Budaya Banjar 2025
TorehkanPrestasi Di Ajang Putra Putri Kebudayaan Indonesia, Mohd. Rizki Nur Asri sambangi Penjabat Bupati Inhil
PJ Bupati Inhil Hadiri Kirab Budaya dan Deklarasi Pilkada Damai 2024
Indikasi Gangguan Kesehatan dari Bau Berlebihan dan Perubahan Warna pada Urine
Bupati Inhil HM. Wardan Masuk Nominasi Penerima AK PWI Pusat 2023
komentar
beritaTerbaru