TANETE RIATTANG, Pesisirnews.com - Entah setan apa yang hinggap di kepala Kamaluddin (20), hingga ia tega membantai istrinya secara brutal di depan orangtua istrinya.
Aksi keji dan biadab Kamaluddin dilakukannya setelah cekcok di depan keluarga mereka.
Tak kurang dari 20 tikaman badik dihujamkan Kamaluddin ke tubuh istrinya, Selmi (14), hingga wanita yang masih terbilang ABG ini tewas di tempat.
Baca Juga:
Padahal Kamaluddin diketahui baru saja bebas dari penjara karena melakukan kejahatan pembunuhan.
Kasus penikaman hingga korban tewas yang dilakukan residivis tersebut terjadi Lingkungan Harapan Tallumae, Kelurahan Bukaka, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (20/11/2020) pukul 03.00 WITA.
Baca Juga:
Dari informasi yang dihimpun, sebelumnya terduga pelaku Kamaluddin juga pernah menikam seorang hingga tewas.
Korbannya bernama Irwandi asal Pallengoreng, Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete Riattang. Kejadian tersebut terjadi di Lapangan Merdeka pada Selasa 24 Januari 2017.
Sehari setelah kejadian, Kamaluddin ditangkap. Ia kemudian dijebloskan ke penjara. Barulah di bulan Maret dia bebas.
[br]
Namun, Kamaluddin kembali berulah. Dia menikam istrinya hingga tewas. Ada 20 lebih luka tusukan yang ditemukan di tubuh istrinya. Akibatnya sang istri Selmi meninggal ditempat.
Kanit Reskrim Polsek Tanete Riattang, Iptu Samson mengatakan, pelaku baru keluar dari lembaga pemasyarakatan.
"Pelaku seorang residivis. Baru keluar dari Lapas bulan Maret lalu. Dia pernah melakukan aksi serupa dan korbannya meninggal dunia juga," katanya Jumat (20/11/2020).
Korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga. Sementara Kamaluddin masih buron. Polisi masih terus melakukan pengejaran, dan motif penikaman pun belum terungkap.
[br]
Kronologi Pembunuhan
Iptu Samson menuturkan kronologi penikaman hingga korban tewas bermula ketika pelaku dan korban cekcok pada Kamis (19/11/2020) pukul 23.00 WITA.
Beruntung pertengkaran tersebut tak berlangsung lama karena langsung dilerai oleh orangtua pelaku berinisial J dan tante pelaku berinisial N.
Namun, keduanya kembali cekcok pada Jumat (20/11/2020) pukul 02.00 WITA.
Orangtua pelaku kembali melerai, akan tetapi sudah tak digubris. Korban pun diancam akan ditikam, tetapi berhasil menghindar. Korban S kemudian lompat dari rumah dan jatuh tersungkur di tanah.
Disaat itu, kata Samson, terduga pelaku melompat dan menikam korban berulang kali menggunakan badik.
"Awalnya cekcok, tapi berhasil dilerai. Namun, keduanya kembaki cekcok sampai terjadi penikaman yang menyebabkan S meninggal dunia," tuturnya.
“Usai menikam istrinya hingga tewas, sang suami K melarikan diri,†ujar Iptu Samson.
Polisi hingga saat ini masih mencari keberadaan terduga pelaku. "Kami masih mengejar pelaku," pungkasnya.
Sumber: (makassar.tribunnews.com)