Jumat, 01 Mei 2026 WIB

Perbuatan Pak Kadis Jadikan Janda Budak Nafsu Terungkap di Kepolisian

- Sabtu, 12 September 2020 10:32 WIB
2.412 view
Perbuatan Pak Kadis Jadikan Janda Budak Nafsu Terungkap di Kepolisian
DS, pelapor kasus pornografi mengutarakan kronologi pertemuan dan hubungannya dengan oknum pejabat Pemprov Sumut, saat ditemui di salah satu kafe di Kota Medan. Foto via SURYA.co.id.

MEDAN, Pesisirnews.com - Seorang pejabat berinisial S di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) pada Rabu (9/9/2020) lalu, dilaporkan oleh seorang janda berinisial DS ke Polda Sumut.

Sang janda melaporkan perbuatan pejabat Pemprov Sumut itu karena telah memperlakukan dirinya sebagai obyek seks.

Mengutip SURYA.co.id dari Tribun-Medan.com, Sabtu (12/9/2020), dalam laporannya, DS melaporkan S atas kasus pidana Undang-undang ITE tentang Perbuatan Porno (asusila) melalui media sosial (medsos).

Baca Juga:

Pejabat S dituduh tak menempati janji menikahi janda DS meski sudah mendapatkan layanan seksual seperti yang dimintanya..

Seorang staf di Kantor Kadis S yang tidak bersedia disebutkan namanya mengatakan kalau Kadis S sudah jarang ngantor.

Baca Juga:

"Masuk pagi aja, setelah itu keluar," katanya melalui sambungan telepon genggam, Kamis (10/9/2020).

Staf di Kantor Kadis S itu juga mengatakan belum mengetahui secara detail mengenai kasus ini, apakah benar menimpa kadisnya atau tidak.

"Saya tidak tahu, apakah berita ini dapat dibenarkan atau tidak," ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini Kadis S juga sudah mendekati masa purna atau pensiun dari pegawai negeri sipil (PNS).

"Sudah mendekati masa pensiun juga," jelasnya.

[br]

Sementara Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi tidak tinggal diam, bahkan memberi ancaman pencopotan jika pejabat tersebut bersalah. Menurutnya Pemprov Sumut saat ini tengah menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

Namun, apabila kasus ini benar terjadi, Edy Rahmayadi tidak segan-segan untuk mencopot Kepala Dinas berinisial S tersebut.

"Kalau salah, ya dihukum. Biar ditangani oleh aparat hukum dulu. Biarkan aparat penegak hukum yang bekerja dulu," kata Edy, ditemui usai melakukan salat di Rumah Dinasnya, Jalan Sudirman, Kota Medan, Kamis (10/9/2020).

Sedangkan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumut Kombes Pol Rony Samtana membenarkan laporan tersebut.

Rony mengaku, bahwasanya kasus laporan itu sejauh ini masih dalam tahap penyelidikan.

"Masih penyelidikan," ujarnya singkat kepada wartawan, Kamis (10/9/2020).

Editor
:
Sumber
: Tribun-Medan.com via SURYA.co.id
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Viral Dimedia Sosial Kisah Suami Tak Sadar Nikahi Nenek Nenek
Caleg Partai Bulan Bintang Perkosa Anak Kandung Sampai Melahirkan, Pelaku Ditangkap di Gunung
Polsek Tembilahan Hulu Ringkus Pelaku Pencabulan Anak Dibawa Umur
Kapolsek Reteh Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Pulau Kecil
Sejak Perceraian 18 Tahun Dengan Mantan Suami, Wanita Ini Telah Meniduri  720 Orang
Benarkah Janda Punya Gelora Sex Tinggi ?, Identik sebagai Wanita Nakal dan Penggoda Suami Orang?, Berikut Penjelasan Zoya Amirin
komentar
beritaTerbaru