Rabu, 27 Mei 2026 WIB

7 Fakta Anggota TNI Tendang Wanita Petugas SPBU di Sumut, Salah Antre hingga Kodam Minta Maaf

- Sabtu, 25 Agustus 2018 10:58 WIB
806 view
7 Fakta Anggota TNI Tendang Wanita Petugas SPBU di Sumut, Salah Antre hingga Kodam Minta Maaf
Serambinews.com
Penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota TNI terhadap operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang viral di media sosial - Facebook/Lian Juntac Part II

Pesisirnews.com - Aksi kekerasan oknum anggota TNI terekam kamera CCTV di SPBU Tanjung Morawa, Deli Sedang, Sumatera Utara.

Video tersebut menjadi viral di media sosial.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (22/8/2018) harus membuat Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) I/BB Letkol Inf Roy Sinaga, meminta maaf kepada masyarakat terkait perilaku anggotanya tersebut.

Baca Juga:

Berikut sejumlah fakta terkait tindakan oknum TNI berinisial DSE di salah satu SPBU di Sumatera Utara.

1. Oknum TNI salah antrian di SPBU

Baca Juga:

Video rekaman CCTV yang berisi aksi anggota TNI menendang seorang perempuan petugas SPBU di Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, beredar di media sosial.(dok. Facebook) 

Kopda DSE tiba di SPBU dengan sepeda motor dan berboncengan dengan seorang perempuan, yang diduga adalah isterinya.

Dalam rekaman CCTV, DSE tampak mengantre di bagian khusus mobil.

Lalu DSE terlihat berbicara dengan salah satu petugas SPBU berjenis kelamin perempuan, dan diketahui berinisial A.

Petugas A meminta DSE untuk mengisi bensin khusus sepeda motor.

Namun hal itu justru membuat DSE dan perempuan yang bersamanya marah.

Perempuan yang bersama DSE sempat terlibat adu mulut dan mencoba memukul petugas A.

Sempat terjadi cekcok hingga wanita tersebut hendak memukul petugas SPBU yang juga seorang perempuan.

Namun petugas SPBU tersebut menghindar dan meninggalkan wanita itu.

Sang wanita terlihat marah dan mencoba mengejar hingga pertengkaran pun terjadi.

2. DSE menendang petugas SPBU hingga terjungkal

Adu mulut petugas SPBU dengan perempuan yang diboncengnya ternyata membuat oknum anggota TNI Kodim 0201/Tapanuli Selatan, DSE, terpancing amarah.

DSE pun segera mengejar petugas A dan langsung memberikan tendangan maut hingga petugas SPBU terjungkal.

Petugas A sempat melawan dan memberikan pukulan balasan.

Namun apa daya, perempuan petugas SPBU itu justri dikeroyok DSE dan perempuan yang diboncengnya.

Aksi brutal oknum TNI itu pun menarik perhatian petugas SPBU dan pengendara yang sedang mengantre bensin.

Sejumlah petugas SPBU mencoba membela A dan sebagian mencoba melerai.

3. Waktu dan Lokasi Kejadian

Kejadian tersebut berlangsung di SPBU 14. 203.155 Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Pengawas SPBU, Jonson Sitorus mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (22/8/2018) sore.

Saat itu ia mengaku sedang berada di area belakang SPBU.

" Ya kalau kejadian sebenarnya saya tidak ada di situ. Cuma semuanya seperti yang ada di video itulah. Kasusnya sudah dilaporkan ke POM (Polisi Militer)," ujar Jonson Jum,at, (24/8/2018).

4. Oknum TNI berhasil diamankan warga

Setelah menghajar petugas SPBU, oknum TNI berinisial DSE akhirnya diamankan warga.

Video perkelahian antara DSE dan petugas perempuan SPBU itu terekam kamera CCTV dan menjadi viral di media sosial.

Sementara itu, perempuan petugas SPBU sudan melaporkan kejadian tersebut di POM.

"Ya kalau kejadian sebenarnya saya tidak ada di situ. Cuma semuanya seperti yang ada di video itulah. Kasusnya sudah dilaporkan ke POM," kata Jonson Sitorus, petugas pengawas SPBU Jumat (24/8/2018).

5. Tanggapan Keluarga

Jonson menyebut, operator SPBU yang dianiaya itu berinisial A.

Kasus itu sudah di laporkan ke Polisi Militer satu hari setelah kejadian.

"Ya namanya dipukul gitu, ya keluarganya tidak terima makanya dilaporkan. Dia itu (A) anak TNI juga sebenarnya, cuma bapaknya sudah meninggal," kata Jonson.

6. Pemeriksaan oleh Polisi Militer

Pada Jumat pagi, A tidak terlihat di area SPBU.

 Jonson mengatakan A masih diperiksa oleh pihak Polisi Militer.

Selain A, ada dua pegawai SPBU lain yang ikut diperiksa atas kasus ini, termasuk leader di SPBU dan seorang petugas keamanan berinisial D.

"Kedua orang itu saksi sekarang di POM karena saat kejadian mereka ada di lokasi. Saya tidak bisa komentar banyak. Ya memang sudah ditanyain juga dia (A) bagaimana kejadiannya. Cuma seperti yang dilaporkannya ke POM, itulah yang benar,"kata Jonson.

 7. Kodam I/Bukit Barisan minta maaf

Tangkapan layar oknum TNI yang mengamuk di SPBU di Deliserdang, Medan, Sumatera Utara. 

Kodam I/Bukit Barisan membenarkan kejadian penganiayaan yang dilakukan seorang anggota TNI kepada seorang perempuan petugas SPBU di Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) I/BB Letkol Inf Roy Sinaga memohon maaf atas tindakan dan ulah oknum anggota TNI tersebut.

Kodam, lanjut dia, sedang mendalami masalah tersebut.

"Saya meminta maaf atas nama Kodam I/BB dan saya juga berharap hendaknya masyarakat juga dapat berkata-kata yang sopan dalam menegur seseorang terlebih para pengusaha penjual jasa," ucapnya, Kamis (23/8/2018).


Sumber Sindonews.com 

SHARE:
beritaTerkait
Perkuat Penegakan Hukum dan Penertiban Aset Daerah, Bupati Herman Gandeng Kejari Inhil
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran Narkoba di Kempas, Sita 129 Butir Ekstasi dan 12,18 Gram Sabu
Polsek Keritang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Pasar Kembang
Camat Mandah dan LAMR Kecamatan Mandah Tegaskan Larangan Aktivitas Maksiat dan LGBT di Kawasan Wisata Pantai Solop
Polsek Keritang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Pengedar Shabu dengan Barang Bukti 8,9 Gram
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika, Dua Tersangka Diamankan dengan Barang Bukti Shabu dan Ekstasi
komentar
beritaTerbaru