Rabu, 17 Juni 2026 WIB

Dinobatkan Sebagai 10 Besar Finalis Lomba Ceris, Siswa SMAN 2 Tebingtinggi Ini Dikirim ke Bandung

- Minggu, 29 November 2015 14:41 WIB
2.541 view
Dinobatkan Sebagai 10 Besar Finalis Lomba Ceris, Siswa SMAN 2 Tebingtinggi Ini Dikirim ke Bandung
Hafizhah (jilbab hitam) didampingi Kasek SMA Negeri 2 Tebingtinggi Herman, termasuk orang tua dan guru pembimbing.
MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Hafizhah, siswa SMA Negeri 2 Tebingtinggi, Kepulauan Meranti, merupakan satu-satunya siswa di Riau yang dinobatkan sebagai 10 besar finalis dalam lomba Penulisan Cerita Remaja Islam (Ceris) Siswa SMA/SMK Tahun 2015, yang digelar Kementerian Agama RI Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Jakarta.

Jika tidak ada aral, dalam waktu dekat siswa kelas XI IPA 3 ini akan dikirim ke Bandung melalui Pekanbaru. Keberangkatan Hafizhah ke Kota Kembang untuk mengikuti seleksi tahap akhir (presentasi) bagi 10 finalis dari masing-masing lomba.

"Minggu siang Hafizhah berangkat ke Pekanbaru dan Senin baru terbang langsung ke Bandung bersama orang Kemenag wilayah yang juga turut mendampingi. Mereka akan berada di Bandung mulai 30 November s.d 2 Desember mendatang," kata Kepala SMA Negeri 2 Tebingtinggi, Herman S.Pd, MM saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (28/11) kemarin.

Selama berada di sana, kata Herman, Hafizhah juga ditemani orang tua dan seorang guru pembimbing. Meski sulit baginya memasang target, paling tidak Herman berharap siswanya itu mampu tampil baik. Ia yakin bahwa presentasi nanti merupakan penilaian yang sangat berarti bagi Hafizhah untuk menjadi yang terbaik.

Menurut Herman, pada lomba Ceris tersebut Hafizhah mengirimkan sebuah tulisan yang berjudul Takdir ku, Syukur ku. Cerita sepanjang 60 halaman itu dibuatnya selama kurang lebih. Karya Hafizhah semakin sempurna setelah dilakukan pengeditan secara EYD oleh guru pembimbing. Karya tersebut kemudian dikirim via pos kepada panitia di Jakarta.

"Berdasarkan surat edaran panitia, masing-masing finalis berkesempatan untuk mempresentasikan karyanya sekitar 15 menit. Itu artinya, peserta harus bisa memaksimalkan waktu yang diberikan. Dan Hafizah juga harus dipersiapkan agar bisa tampil menarik," tambah Sari Dewi, guru pembimbing yang dipercayakan mendampingi Hafizhah.

Ketika disinggung mengenai proses bimbingan, Sari Dewi mengaku bahwa beberapa proses sudah selesai dilakukan, termasuk pengeditan naskah. Tinggal lagi, bagaimana melatih dan memberikan pemahaman kepada Hafizhah tentang tata cara atau teknik-teknik yang bisa dipakai ketika presentasi nanti.

"Seperti menggunakan Humor pada saat pembukaan presentasi dan lainnya. Pokoknya kita ingin presentasi nanti menarik dan dia mampu menjawab pertanyaan panitia/dewan juri," kata Sari Dewi.

Meski kesehariannya, Hafizhah lebih terkesan pendiam, namun Sari Dewi yakin bahwa siswanya itu tetap mampu bersaing. Keyakinannya didasari prestasi dan kesehariannya Hafizhah yang bukan saja kutu buku dan juara umum di sekolah, dia juga termasuk siswa yang aktif diberbagai kegiatan ektra kurikuler di sekolah. Tambah lagi hobinya yang memang menulis cerita pendek, puisi dan karya tulis lainnya.(Adi)

SHARE:
beritaTerkait
Abrasi di Dua Titik Kuala Enok, BPBD Inhil Evakuasi Warga dan Siagakan Tim di Lokasi
Wabup Yuliantini Buka Ngobrol Pintar Bersama Dewan Pendidikan, Perkuat Sinergi Majukan Pendidikan Inhil
Bhabinkamtibmas Desa Belaras Koordinasi Pendataan Lahan Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan
Disdik Inhil Pastikan SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Gratis, Pendaftaran Tetap Dibantu Sekolah Jika Terkendala Sistem
SPMB 2026 di Inhil Gunakan Sistem Elektronik, Disdik Jamin Transparan dan Tanpa Pungutan
Aksi Heroik Anggota Polsek Kota, Berhasil Amankan Dua Orang Terduga Begal !
komentar
beritaTerbaru