Kamis, 25 Juni 2026 WIB

Tiga Sekolah dari Kabupaten Bengkalis Meraih Prestasi dalam Ajang Kids Witness News 2014

- Rabu, 20 Agustus 2014 18:03 WIB
763 view
Tiga Sekolah dari Kabupaten Bengkalis Meraih Prestasi dalam Ajang Kids Witness News 2014
ket gbr : . Mereka adalah 3 dari 10 finalis Kid Witness News (KWN) 2014 yang berasal dari SDN 25 Bantan Air, SDN 10 Titi Akar dan MTs Negeri Bengkalis Kabupaten Bengkalis.
BENGKALIS, PESISIRNEWS.com  - Sekolah di Kabupaten Bengkalis kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam kompetisi tingkat nasional. Tim sekolah yang berasal dari Kecamatan Bengkalis, Kecamatan Bantan, dan Kecamatan Rupat Utara berhasil terpilih menjadi 10 finalis jalan cerita terbaik dalam Kids Witness News (KWN), sebuah kompetisi tayangan video singkat bagi anak-anak. Tiga sekolah itu adalah MTsN Bengkalis dengan judul cerita “Persatuan Beras Kematian”, SDN 25 Bantan Air dengan judul “Rumah Walet”, dan SDN 10 Titi Akar dengan judul “Mimpi Kecil Kami”.

Masing-masing tim dari ketiga sekolah tersebut berkesempatan untuk mengikuti pelatihan pembuatan video yang diselenggarakan di Jakarta, pada 12-13 Agustus 2014. Selama dua hari, tim yang terdiri dari siswa-siswi berusia 10-15 tahun beserta satu orang guru pembimbing dari masing-masing sekolah mendapatkan beragam materi untuk membantu mereka mengenal dan belajar tentang cara pembuatan dan menyunting video. Para siswa dari Bengkalis, beserta peserta pelatihan lainnya juga berkesempatan untuk menggali ilmu serta meningkatkan kemampuan dalam bidang videografi melalui interaksi langsung dengan para profesional.

Lebih lanjut, mereka juga berkesempatan untuk menerapkan ilmu yang diperoleh dalam pelatihan dengan membuat video singkat berdurasi maksimal lima menit dan kemudian mengirimkannya kepada panitia penyelenggara berdasarkan jalan cerita yang telah dibuat. Selanjutnya, video tersebut dilombakan kembali untuk memilih pemenang di tingkat nasional, yang nantinya akan mewakili Indonesia ke tingkat Regional Asia-Oceania.

Prestasi ini membuktikan bahwa siswa dan guru di Kabupaten Bengkalis memiliki potensi dan kemampuan yang sama besarnya dengan siswa yang berasal dari kota besar untuk berprestasi. Sunarto, guru pembimbing dari SDN 25 Bantan Air mengatakan bahwa ia sangat bangga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pelatihan di Jakarta. “Kesan saya terhadap pelatihan KWN kemarin luar biasa sekali, semuanya serba baru. Pelatihan tersebut telah memperluas wawasan kami, terutama dalam membuat film. Awalnya kami tidak tahu bagaimana caranya membuat film, tapi sekarang menjadi tahu. Akomodasi yang disediakan panitia juga sangat bagus, tapi macetnya Jakarta itu, lho...” ujarnya sambil tertawa ringan.

Hal senada juga diungkapkan oleh Nurul Fatimah, siswa dari SDN 10 Titi Akar yang berkesempatan mengikuti pelatihan, “Senang bisa pergi ke Jakarta dan bertemu teman-teman dari seluruh Indonesia untuk belajar bersama. Awalnya kami macam tak percaya kalau bisa lolos menjadi 10 besar jalan cerita terbaik, tapi ternyata kami bisa.”

Kiprah Kabupaten Bengkalis dalam ajang KWN dimulai sejak tahun lalu. Pada KWN 2013, SDN 57 Ketam Putih berhasil meraih juara 2 di tingkat nasional dengan video berjudul “Sang Penyampai Pesan.” Prestasi yang diraih ini tentunya memotivasi siswa dan guru lainnya untuk berkarya dan meningkatkan partisipasinya dalam kompetisi, baik di tingkat daerah maupun nasional. Diharapkan, semakin banyak sekolah yang semakin terpacu untuk terus-menerus meningkatkan kualitasnya sekaligus memfasilitasi pengembangan minat dan bakat siswa, sehingga akan mendorong kemajuan pendidikan di Kabupaten Bengkalis.

*perss release Pengajar Mudah VII Bengkalis IM(20.08.2014).

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pj Bupati Inhil Ingatkan Semua Pihak Tentang Kasus Kekerasan Di Sekolah
Pj Bupati Inhil Ingatkan Semua Pihak Tentang Kasus Kekerasan Di Sekolah
Pj Bupati Inhil Ingatkan Semua Pihak Tentang Kasus Kekerasan Di Sekolah
Peduli Akan Pendidikan, Pj Bupati Inhil Herman Menggelar Pertemuan Dengan Guru Di Kecamatan Kempas
Studi: Wanita Berpendidikan dan Mapan Makin Enggan Terikat Pernikahan
Organisasi Mahasiswa Kedokteran Indonesia Dorong Penerapan Kurikulum Pendidikan Seksual
komentar
beritaTerbaru