Sabtu, 20 Juli 2024 WIB

Organisasi Mahasiswa Kedokteran Indonesia Dorong Penerapan Kurikulum Pendidikan Seksual

- Jumat, 17 Februari 2023 17:33 WIB
1.136 view
Organisasi Mahasiswa Kedokteran Indonesia Dorong Penerapan Kurikulum Pendidikan Seksual
Ilustrasi: (Gambar via Dirjen Pelayanan Kesehatan)

JAKARTA (Pesisirnews.com) - Organisasi mahasiswa kedokteran di Indonesia atau Center for Indonesian Medical Students’ Activities (CIMSA) mendorong penerapan kurikulum pendidikan seksual kepada generasi muda.

Pasalnya, dalam kurikulum yang selama ini dilaksanakan, pendidikan seksual tidak diberikan dan dipersiapkan dalam suatu mata pelajaran khusus.

"Pendidikan seksual memiliki peran penting dalam membekali anak muda untuk tetap produktif, aman, dan terjaga dari HIV/AIDS. Serta Infeksi Menular Seksual (IMS)," kata Presiden CIMSA, Tasya Nabiila Edlin dalam konferensi pers daring, Jumat (17/2/2023).

Baca Juga:

Selain itu, ujarnya, pendidikan seksual yang baik akan membuat anak muda terhindar kehamilan yang tak diharapkan, gender-based violence (GBV). Serta ketidaksetaraan gender masih ada dan berisiko bagi kehidupannya.

Dia menjelaskan tingkat pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi dapat memengaruhi tingkat perilaku seksual pra-nikah pada remaja.

Baca Juga:

"Jika seorang remaja memiliki tingkat pengetahuan yang lebih tinggi, perilaku seksual pra-nikah mereka kemungkinan akan lebih rendah, dan sebaliknya," ujarnya.

Selain itu, kata dia, penyebab perilaku seks bebas sangat beragam dan dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan, budaya, agama, psikologis, dan ekonomi.

[br]

Di Indonesia sendiri, sekitar 15 persen remaja Indonesia yang berusia 10-24 tahun telah melakukan hubungan seksual di luar nikah.

Lalu, sebesar 2 persen remaja perempuan dan 8 persen remaja laki-laki usia 15 hingga 24 tahun mengaku telah melakukan hubungan seksual sebelum menikah.

Selanjutnya, 11 persen diantaranya mengalami Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD), dan jumlah kasus aborsi di Indonesia mencapai 2,3 juta per tahunnya dengan 20 persen diantaranya dilakukan oleh para remaja.

Dengan kondisi ini, pihaknya meyakini pentingnya Pendidikan Seksual Komprehensif bagi masyarakat Indonesia.

CIMSA sebagai organisasi mahasiswa kedokteran di Indonesia mendukung dan mengajak segala upaya pelaksanaan dan peningkatan Pendidikan Seksual Komprehensif. (PNC/KBRN)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polsek Tembilahan Hulu Ringkus Pelaku Pencabulan Anak Dibawa Umur
Seorang Pemuda di Rohil Tewas Disambar Petir saat Main Handphone Sembari Dicas
Studi: Wanita Berpendidikan dan Mapan Makin Enggan Terikat Pernikahan
Pertama Kali Beli Lotre, Mahasiswa Kanada Langsung Beruntung Dapat Hadiah Rp 543,4 Miliar
Rencana Kedatangan Anies Baswedan di Bandung Ditolak Mahasiswa, Dinilai Berbau Kampanye
Seorang Mahasiswa PTS Ditemukan Tewas dengan Tubuh Penuh Tikaman di Kebun Karet
komentar
beritaTerbaru