Senin, 25 Mei 2026 WIB

Suayatno: Kades Hati-hati kelola anggaran desa, Penjara Ganjarannya

- Senin, 07 Juli 2014 23:17 WIB
251 view
Suayatno: Kades Hati-hati kelola anggaran desa, Penjara Ganjarannya
Wakil Bupati Bengkalis, H Suayatno Safari Ramadan di Musala Nurul Hidayah, Jumat malam (4/7/2014).
BENGKALIS, PESISIRNEWS.com- Godaan para kepala desa di Kabupaten Bengkalis sangat besar menyusul banyaknya dana yang dikucurkan ke desa hingga mencapai Rp3 miliar. Dana tersebut dialokasikan dalam berbagai bentuk program mulai dari Alokasi Dana Desa (ADD), Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) hingga Inbup-PPIP.

'Bayangkan Rp3 miliar, ini jumlah uang yang tidak sedikit. Kalau tidak dikelola dengan benar, maka bisa menimbulkan implikasi hukum bagi kepala desa,' ujar Wakil Bupati Bengkalis, H Suayatno saat Safari Ramadan di Musala Nurul Hidayah, Jumat malam (4/7).

Dipaparkan Wabup, banyak orang yang mampu bertahan dari cobaan ketika diuji dengan kesusahan. Namun, ketika diuji dengan kesenangan, banyak harta, tidak sedikit yang gagal. Ketika seseorang memiliki uang banyak, maka secara otomatis gaya hidupnya berubah. Ketika gaya hidupnya berubah maka seleranya pun berubah. Begitu seterusnya, yang kalau tidak diiringi dengan keimanan yang kuat, suatu saat akan tergelincir.

'Diuji kemampuan secara finansial sangat berat sekali. Kalau iman tidak kuat, kita bisa hancur. Untuk itulah, silahkan punya uang banyak tapi jangan lupa untuk selalu meningkatkan keimanan kepada Allah SWT. Salah satunya adalah dengan berpuasa, karena berpuasa sebagaimana dalam firman Allah SWT surat Albaqarah ayat 183, tujuannya adalah untuk mendidik kita menjadi pribadi-pribadi yang bertakwa,' ujar Wabup.

Bulan Ramadan ibarat imunisasi, yaitu menjaga orang-orang yang beriman untuk meningkatkan kekebalan dalam menjalani kehidupan. Pribadi-pribadi yang bertakwa, yang menjalankan ibadah puasa dengan baik, dampaknya tidak hanya pada saat bulan Ramadan saja, melainkan terefleksi dalam kehidupan sehari-hari, kapan dan di manapun.

'Takwa ini merupakan tingkatan keimanan yang paling tinggi. Kalau dibuat penggolongan, kelas umat Islam ini ada tingkatannya, yang paling bawah itu adalah Almuslimun, kemudian Almukminun, tingkatan ketiga Almukhsinun, selanjutnya Almukhlisun dan yang paling tinggi Almuttaqin yaitu orang yang bertakwa. Mudah-mudahan kita semua bisa mendapatkan predikat sebagai orang-orang yang bertakwa,' ujar Wabup.(yee)

SHARE:
beritaTerkait
Insiden Berdarah di Bantaeng, Ketua IWO Diduga Diserang Parang oleh Tetangga
Warga Pondok Gelugur Kecewa, Lahan Sitaan PKH Dikelola Perusahaan Luar Tanpa Libatkan Masyarakat
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Kasus Bandar Sabu 2,13 Gram di Keritang,
Apel Siaga Karhutla di Tempuling, Stake Holder dan MPA Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau
Bupati dan Wabup Inhil Hadiri HLM TPID Pengendalian Inflasi Daerah
Kodim 0314/Inhil Raih Juara I Lomba Simulasi Pemadam Kebakaran Tingkat Korem 031/WB
komentar
beritaTerbaru