Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
PEKANBARU Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar operasi gabungan di sala
Hukrim
Aipda Anton Sujarwo, personil Polairud langsung menyaksikan kemunculan reptil buas tersebut. Menurutnya buaya tersebut terlihat beberapa kali di kawasan yang sama.
"Sudah berapa kali saya lihat. Kalau ini kemarin pagi saya lihat sekitar. Diperkirakan panjangnya tiga sampai empat meterlah," kata Aipda Anton, Kamis (9/7/26).
Baca Juga:
Mencegah terjadi hal tak diinginkan, ia pun meminta kepada anggotanya untuk menghubungi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Inhil untuk melakukan penanganan. Sebagai informasi, buaya termasuk hewan dilindungi, diatur dalam peraturan perundang-undangan mengenai konservasi sumber daya alam hayati.
"Inikan (buaya) hewan dilindungi. Makanya kita hubungi dinas terkait untuk penanganannya," ungkap Aipda Anton lagi.
Baca Juga:
Usai berkoordinasi, sebanyak delapan petugas DPKP yang memiliki keahlian menangkap buaya turun ke lokasi. Bersama sejumlah petugas dari Polairud pun langsung melakukan penyisiran. Namun, hewan ganas tersebut tak terlihat lagi.
Petugas juga sempat mengitari areal pelabuhan parit 21 Tembilahan. Saat jtu petugas DPKP sempat menerima laporan ada penampakan seekor buaya di daerah itu. Namun, penyisiran lebih kurang dua jam tersebut tetap tak membuahkan hasil.
"Saat ini kami secara lisan telah mengimbau kepada warga khususnya beraktifitas di perairan atau bermukim di sepanjang aliran sungai agar waspada kemunculan buaya. Kami juga akan membuat spanduk imbauan yang sama untuk mengingatkan kepada warga," papar Aipda Anton.
Kepala DPKP Inhil Junaidy melalui Kabid Pemadaman, Penyelamatan, serta Sarana dan Prasarana, Hendra Supianto membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, petugas DPKP akan terus memantau kemunculan buaya tersebut.
"Betul, setelah menerima laporan dari Polairud, kami langsung menurunkan delapan petugas ke lokasi," ujarnya.
Hendra juga mengakui, kemunculan buaya di Inhil bukanlah hal baru. Kondisi geografis Kabupaten Inhil yang didominasi kawasan rawa dan aliran sungai menjadikan wilayah tersebut sebagai habitat alami buaya.
Pada kesempatan ini, Hendra mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati ketika beraktifitas di sungai. Ia juga meminta jika ada penampakan buaya lagi, agar cepat menghubungi petugas DPKP. (Media center)
PEKANBARU Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar operasi gabungan di sala
Hukrim
TEMBILAHAN Penanganan stunting di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus didorong melalui pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pem
Berita
Tempuling, (7/10/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, resmi membuka Santri Expo Tahun 2026 yang digelar Pondok Pesantren (Ponpes)
Berita
TEMBILAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir (Inhil) mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di wilay
Hukrim
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Berita
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Artikel
MANDAH Pembangunan jerambah beton yang menghubungkan Kelurahan Khairiah Mandah dengan Desa Igal, Kecamatan Mandah, menjadi perhatian Pem
Berita
Jakarta Komjen Herry Heryawan resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri setelah dilantik d
Artikel
KERITANG Polres Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pengamanan dan pendampingan kegiatan ekshumasi atau penggalian kembali jenazah almarhu
Peristiwa
INDRAGIRI HILIR, Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., mengajak masyarakat tetap tenang menyikapi
Artikel