Senin, 25 Mei 2026 WIB
Farialdi Tutup Usia Disaat Kerja

Duka Menyelimuti Keluarga Besar BPBD Damkar Riau

- Rabu, 18 Juni 2014 13:20 WIB
497 view
Duka Menyelimuti Keluarga Besar BPBD Damkar Riau
TKP Kamar 305 Pantai Marina Hotel Bengkalis
BENGKALIS, PESISIRNEWS.com- Saat acara Gladi BPBD Damkar Provinsi Riau, yang di pusatkan di kabupaten Bengkalis mendapat duka yang mendalam, pasalnya pada hari Rabu (18/6/14) sekira pukul 06.30 Wib, Kasi Pelayanan Evakusi Penyelamatan bernama  Ferialdi SKM.Msi (50) ditemukan meninggal dunia di kamar 305 Pantai Marina Hotel Bengkalis.

Dalam  kamar Korban di temani dua orang staf dari BPBD Riau, berstatus saksi satu kamar korban.Wahyu Romadona (32), sebagai tenaga  honorer PTT BPBD Prov Riau, sedangkan saksi kedua Hari prabowo (27) sebagai PNS BPBD Damkar Prov Riau. Dari kedua saksi korban menerangkan keronologis kejadian.

"Sebelum korban ditemukan meninggal dunia, pada hari senin korban menyuruh Wahyu untuk mengambil obat katofril ( obat tensi darah ) Farialdi merasa tensi darah naik, selanjutnya korban meminta carikan obat sakit gigi ( Renagen ) namun obat tersebut tidak dapat di cari,"ungkap saksi Wahyu Romadona saat di TKP Rabu (18/6/14).

Selanjutnya,  pada malam harinya, sekira pukul 19.20 Wib Farialdi meminta cari kan tukang urut kepada sadara Hendro (47) anggota PNs BPBD Prov Riau.

"Sekira pada pukul 20.00 Wib korban melaksanakan  urut diseluruh badan dan selesai pkl 21.00 Wib, pada saat melakukan urut (Khusuk) di semua badan di saksikan oleh wahyu dan hari yang sedang dikamar,  kemudian sekira pukul 23.00 Wib, setelah selesai urut, kami (Wahyu dan Hari) permisi untuk meninggalkan kamar untuk menonton bola di Cafe depan air mancur yang mana korban kami tinggalkan dalam kedaan sehat pada saat itu, sekira pukul 00.30 wib kami  pulang masuk kekamar dan langsung buang air kecil melihat kondisi korban dalam keadaan tidur ( mendengkur ) dgn kondisi miring,"terang saksi lagi dari kronologis kejadian.

Pada hari rabu (18/6/2014) sekira pukul 07.00 wib pagi , Wahyu Romadona  bangun dari tidurnya dan masuk kekamar korban untuk mandi sehingga melihat korban dengan posisi terlentang tanggan menggenggam dan kaki sebelah kanan terjuntai ke bawah dari tempat tidur.

"Saya melihat dan mencurigai ada keganjilan kemudian saya  memangil korban namun korban tidak menjawab, selanjutnya saya membangunkan teman saya yang satu kamar, melihat kondisi korban. Setelah itu, kami langsung  memberitahukan kondisi korban melalui sambungan Radio (HT) kepada seluruh anggota BPBD,"papar Hari Prabowo.

Disamping itu, saat di konfirmasi Kepala BPDB- Damkar Bengkalis H. Muchamad Jalal membenarkan bahwa sebagai Kasi pelayanan evakuasi penyelematan  BPBD Propinsi telah ada yang meninggal di kamar hotelnya.

"Ya benar ada anggota BPBD Provinsi telah meninggal yang bernama  ferialdi SKM (50) tahun di kamar 305 lantai 3 Marina hotel, setelah mendapat informasi itu, kami langsung menghubungi pihal Dokter RSUD Bengkalis untuk mengecek, tapi nyawa korban tidak dapat di selamatkan lagi sudah meninggal dunia,  penyebab belum di ketahui, saat ini dari pihak kepolisian masih menyelidiki tentang kasus ini,"terang H. M. Jalal dengan singkat.

Terpisah saat di konfirmasi Kapolsek Bengkalis AKP Meby Trisono rabu (18/6/14) saat di tempat kejadian perkara (TKP) membenarkan dan menyampaikan," Sipatnya masih menyimpulkan tidak ada tanda-tanda kekerasan terhadap korban, dari hasil  tim medis RSUD Bengkalis bahwa tidak ada menemui seperti ada penganianyaan kepada korban diduga korban ada  penyakit, Hipertensi, Asam Urat dan Serangan Jantung ini di terangkan dari saksi korban,"kata Akp Meby Trisono SIP.

Diungkapkan Meby lagi, bahwa Jenazah korban saat ini sudah di bawa pulang ke Pekan Baru, dengan menggunakan Ambulance dari BPBD Penanggulangan Bencana Provinsi Riau.

"Kita sudah melakukan olah TKP dan meriksa saksi korban, juga kami dari polsek sudah mempoto saksi, demi  mencari barang bukti, yang pasti masih dalam melakukan penyelidikan, setelah ada anggota dari Polsek  ke RSUD Bengkalis, kita mendapat laporan bahwa memang tidak ada indikasi penganiayaan terhadap korban,"tutup Kapolsek Bengkalis Akp. Meby Trisono SIP (yee)

SHARE:
beritaTerkait
Insiden Berdarah di Bantaeng, Ketua IWO Diduga Diserang Parang oleh Tetangga
Warga Pondok Gelugur Kecewa, Lahan Sitaan PKH Dikelola Perusahaan Luar Tanpa Libatkan Masyarakat
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Kasus Bandar Sabu 2,13 Gram di Keritang,
Apel Siaga Karhutla di Tempuling, Stake Holder dan MPA Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau
Bupati dan Wabup Inhil Hadiri HLM TPID Pengendalian Inflasi Daerah
Kodim 0314/Inhil Raih Juara I Lomba Simulasi Pemadam Kebakaran Tingkat Korem 031/WB
komentar
beritaTerbaru