Senin, 25 Mei 2026 WIB

Demo Warga Penyaguan di Kantor Bupati Inhu Tuntut Penyerahan Lahan 600 Ha

- Rabu, 12 Agustus 2015 08:32 WIB
755 view
Demo Warga Penyaguan di Kantor Bupati Inhu Tuntut Penyerahan Lahan 600 Ha
foto: heri
Masyarakat saat berdemo di halaman kantor bupati Inhu.
INHU, PESISIRNEWS.COM - Ratusan masyarakat Desa Penyaguan, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor Bupati Inhu, Selasa (11/8/2015) siang kemarin.

Aksi ratusan masyarakat Desa Penyaguan ini merupakan aksi ketigakalinya, karena sudah melakukan dua kali aksi di masa Yopi Arianto SE sebagai Bupati Inhu, dan kali ini di masa Pj Bupati Inhu Drs H Kasiaruddin SH.

Masyarakat Desa Penyaguan menagih janji pemerintah Kabupaten Inhu terkait penyerahan lahan seluas 600 hektar di Desa Penyaguan yang saat ini dikuasai perusahaan kelapa sawit PT Palma I Grup PT Duta Palma Nusantara (DPN).

Koodinator aksi Sumarna menyampaikan bahwa kedatangan pihaknya ke kantor bupati untuk menuntut pemkab Inhu mengambil langkah tegas menyelesaikan tuntutan masyarakat yang selama ini tak kunjung direalisasikan.

"Kami sudah bosan dengan janji-janji Pemkab Inhu yang tak kunjung melakukan eksekusi penyerahan lahan untuk kami oleh pemerintah sebelumnya," ujar massa.

"Semua surat dan legalitasnya sudah jelas, namun sampai saat ini Pemkab Inhu hanya umbar janji, dan begitu juga dengan janji Kadisbun Inhu Hendrizal itu cuma pepesan kosong, Kadisbun pembohong besar, mana hati nuranimu Kadisbun. Kami tidak butuh janji, kami hanya butuh lahan," teriaknya dalam berorasi sembari menunjukan surat yang dimiliki masyarakat.

"Kami sebanyak 300 kepala keluarga (KK) yang menuntut 600 hektar lahan tersebut bila tidak juga ada keputusan hari ini dari Pemkab Inhu, kami akan duduki kantor bupati ini," ancam massa.

"Kami berharap Pj Bupati bapak H Kasiarudin untuk dapat menuntaskan persoalan ini secepatnya," katanya lagi.

Untuk menindak lanjuti permintaan warga Desa Penyaguaan, Pemkab Inhu langsung mengambil langkah dan melakukan rapat mendadak bersama dengan pihak masyarakat.

Dalam rapat tersebut, Pj Bupati Inhu yang diwakili Asisten Administrasi Pemerintahan H Asriyan memerintahkan Kadisbun Inhu H Hendrizal untuk bisa menyelesaikan tuntutan masyarakat tersebut dalam waktu sesingkatnya.

Rapat yang berlangsung selama lebih kurang dua jam, pemkab Inhu memutuskan bahwa pada hari Kamis (13/8/2015) besok, Pemkab Inhu akan turun langsung ke lokasi untuk menutaskan persoalan tersebut.

Kapolres Inhu AKBP Ari Wibowo Sik melalui Kapolsek Rengat Barat AKP Frengky Tambunan mengatakan, untuk pengamanan aksi di kantor bupati pihaknya mengerahkan 200 anggota polisi yang tergabung dari Polres Inhu, Anggota Polsek Rengat Barat dan Anggota Polsek Batang Gansal.

Aksi warga di bawah terik matahari ini tidak berhasil berjumpa dengan Pj Bupati Inhu Drs H Kasiruddin SH. Karena berdasarkan informasi dari beberapa staf kantor bupati, bahwa Pj Bupati meninggalkan kantor melalui pintu samping.

"Karena beliau mau ikuti acara di Kecamatan Pasir Penyu," kata staf yang meminta namanya tidak disebutkan.

Pantauan saat aksi, tampak masyarakat melibatkan anak dibawah umur dalam aksi. Hal tersebut tentu seharusnya tidak terjadi. "Kasihan anak-anaknya, masih kecil udah diajari berdemo. Itu pak Polisi kok gak ada yang melarang ya anak-anak ikut demo," bisik seorang staf kantor bupati lainnya. (her)

(rik)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Inhil Herman, Resmikan Pasar Subuh Tembilahan, Pedagang Beri Apresiasi
Polsek Tembilahan Hulu Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pria Diamankan dengan Barang Bukti Sabu 7,52 Gram
Kapolsek KSKP Tembilahan Pimpin Penanaman Jagung Dukung Asta Cita Ketahanan Pangan
Bupati Herman Atensi Pembangunan Pasar Yos Sudarso yang Sudah Terlihat Tua, Kumuh, dan Memprihatinkan
Guna Memastikan Keamanan dan Kenyamaan Jemaah Haji,Bupati  Inhil Herman Mengecek Armada Fery
Kayuh Becak Terhenti, Suratman alias Rano Kini Terbaring Menahan Luka 40 Jahitan
komentar
beritaTerbaru