Senin, 15 Juni 2026 WIB

Cermin Toleransi, Gereja dan Masjid Berdampingan

- Selasa, 06 Januari 2015 23:06 WIB
1.986 view
 Cermin Toleransi, Gereja dan Masjid Berdampingan
Pedagang buah melintas di depan Gereja dan Masjid yang berdampingan. Ini merupakan cermin toleransi yang harus dijaga.
JAKARTA, PESISIRNEWS.com - Ada pemandangan menarik di Jalan Kramat IV, Senen, Jakarta Pusat, sebuah bangunan Masjid dan gereja berdiri berdampingan. Masjid Al-Istikharah itu bersebelahan dengan Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Jemaat Kernolong.

Sebuah cermin toleransi beragama bagi bangsa Indonesia yang harus dijaga.

Gedung Gereja HKBP Jemaat Kernolong pertama kali dibuka pada 8 Mei 1932 dan merupakan Gereja HKBP pertama di Jakarta dan yang pertama di luar Sumatera. Jemaat di gereja inilah yang menjadi jemaat induk dari distrik istimewa HKBP, yakni Distrik IX.

Gereja HKBP Jemaat Kernolong tahun 2015 ini akan merayakan ulang tahunnya yang ke 96. Hari ulang tahun ini didasarkan pada terwujudnya keinginan untuk melakukan kebaktian berbahasa Batak pada tanggal 20 September 1919.

Gereja HKBP Jemaat Kernolong dirintis oleh seorang pemuda Batak Kristen tamatan Seminari Pansurnapitu bernama Simon Hasibuan. Dia merantau ke Jakarta pada tahun 1907.(shc)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Terima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK, Kementan Raih Opini WTP 6 Tahun Berturut-turut
Workshop Public Relations: Kekuatan Opini Publik dan Dampak pada Citra Institusi
Desakan Praktisi Hukum yang Meminta Kapolres Rohil Dicopot Merupakan Penilaian Subyektif
Menjadi Wartawan yang Tahan Terhadap Godaan
Gairah Ilmu, Harapan Mendulang Masa Depan
Gubernur Anies:Massa 212 Lebih Banyak Daripada Massa menyambut Tahun Baru 2018,Tapi Sampahnya Sedikit
komentar
beritaTerbaru