Sabtu, 06 Juni 2026 WIB

Menghormati Hingga Mati

- Kamis, 04 Desember 2014 13:18 WIB
470 view
Menghormati Hingga Mati
Kvukthong Yoirurob dan ibunya (foto: istimewa)
Dia berharap, dengan pelayanan, hormat, dan baktinya, Sang Ibu akan bahagia dan berumur panjang.

PESISIRNEWS.com – Kvukthong Yoirurob, 52 tahun, difabel asal Thailand, telah memberi teladan luar biasa bagaimana seharusnya seorang anak menunjukkan rasa bakti dan hormatnya kepada orangtua. Meski memiliki tangan yang tak sempurna sejak lahir, dia diterima oleh kedua orangtuanya dengan penuh kasih. Sehingga dia tumbuh menjadi pribadi tangguh, penuh kasih, dan bertanggung jawab.

Sebagai anak ketiga dari empat bersaudara keluarga petani, dia terkenal gigih dalam perjuangan keluarga. Ketika berusia 21 tahun, ayahandanya meninggal, sehingga dia harus mengambil alih peran ayahnya. Siang malam, pagi petang, setiap hari Kvukthong harus merawat ibundanya, dengan menyuapi setiap waktu makan, memandikan ibunda dengan mengusap air menggunakan handuk kecil.

Dia berharap, dengan pelayanan, hormat, dan baktinya Sang Ibu akan bahagia dan berumur panjang, agar bisa merawat dan menemaninya. Ibunya telah lebih dahulu merawatnya dengan penuh kasih, sejak dalam kandungan, walau terlahir cacat.   Bukankah ada orangtua yang membuang bayinya, sekalipun terlahir sehat? Bukankah ada banyak anak yang menyia-nyiakan orangtua, tidak mau merawat, dan menempatkan di Panti Werdha, sementara orangtua memendam kerinduan akan kunjungan yang tak kunjung datang?  Hal semacam demikian tak berlaku bagi Kvukthong.  Bakti, hormat, dan kasih sayang dijaganya hingga mati.

Selamat menghormati orangtua!

satuharapan.com

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Terima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK, Kementan Raih Opini WTP 6 Tahun Berturut-turut
Workshop Public Relations: Kekuatan Opini Publik dan Dampak pada Citra Institusi
Desakan Praktisi Hukum yang Meminta Kapolres Rohil Dicopot Merupakan Penilaian Subyektif
Menjadi Wartawan yang Tahan Terhadap Godaan
Gairah Ilmu, Harapan Mendulang Masa Depan
Gubernur Anies:Massa 212 Lebih Banyak Daripada Massa menyambut Tahun Baru 2018,Tapi Sampahnya Sedikit
komentar
beritaTerbaru