Rabu, 17 Juni 2026 WIB

Rhoma Irama: Ngotot Merevisi UU KPK, Pemerintah dan DPR Terlalu

- Jumat, 04 Maret 2016 07:44 WIB
921 view
Rhoma Irama: Ngotot Merevisi UU KPK, Pemerintah dan DPR Terlalu
Foto: Internet.
Rhoma Irama
PESISIRNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Islam Damai dan Aman (Idaman), Rhoma Irama mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (3/3/2016) kemarin. Tiba sekitar pukul 10.30 WIB dengan didampingi sejumlah pengurus Partai Idaman, Bang Haji, sapaan Rhoma Irama mengaku ingin bertemu pimpinan KPK.

Usai pertemuan yang berlangsung selama satu jam, Rhoma mengaku memberikan dukungan kepada pimpinan KPK, terutama menyangkut revisi UU Nomor 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dengan gaya khasnya, Raja Dangdut ini menyatakan pemerintah dan DPR 'sungguh terlalu' jika masih ngotot merevisi UU KPK yang dinilainya masih relevan untuk memberantas korupsi di Indonesia.

"Dan terutama, kami mendukung KPK untuk menolak revisi UU KPK karena KPK sudah kuat dan tidak perlu direvisi lagi. Kalau sampai pemerintah dan DPR tetap melaksanakan perubahan UU ini, itu terlalu," katanya.

Tak ketinggalan, dalam memberikan dukungan terhadap KPK, Bang Haji menyanyikan lagu dangdut. Kali ini, Bang Haji membawakan lagu berjudul Indonesia yang liriknya menyatakan pemerataan di Indonesia tidak akan terjadi selama korupsi masih terjadi. "Kira-kira, ini sebagai simbol dukungan, Partai Idaman kepada KPK agar terus meningkatkan profesionalismenya di dalam menegakan pemberantasan korupsi ini," katanya.


Ikuti perkembangan berita ini. Silahkan Klik DISINI / DISINI

Sumber: beritasatu.com

SHARE:
Tags
kpk
beritaTerkait
Desa Sungai Intan Perwakilan Kab Inhil Calon Percontohan Desa Anti Korupsi KPK RI 2025
Ketua PW-IWO Riau Meminta KPK Turun ke Indragiri Hilir: Awasi Secara Ketat Kegiatan Kepala Desa
Jadi 'Anak Emas' PLN, Bagaimana Sepak Terjang PT Sahitya Amartya Konsultama?
Operasi Senyap KPK Amankan Pj Wali Kota Pekan Baru
Sumbang Terdengar, Benarkah Eks VP HTD Area I Rusak Sistem Organisasi di PLN?
Buntut Istrinya Pamer Kekayaan Di Media Sosial , KPK Menelusuri Harta Kekayaan Sekda Riau SF Hariyanto
komentar
beritaTerbaru