Bhabinkamtibmas Desa Belaras Koordinasi Pendataan Lahan Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan
Mandah Dalam rangka mendukung program swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Belaras, Kecamatan Mandah, K
Artikel
JAKARTA-Di mana Presiden kita, Jokowi? Pengusaha kecil sedang gaduh menyusul peluncuran Paket Ekonomi yang ke-XVI akhir pekan lalu, dengan salah satu kebijakannya merelaksasi 54 bidang usaha dari Daftar Negatif Investasi (DNI).
Dengan kebijakan ini, memungkinan penanaman modal dapat dikuasai asing 100 persen di sektor-sektor tersebut. Tahun 2016 lalu, relaksasi DNI menyasar 41 bidang usaha. Jika disetujui melalui Peraturan Presiden, maka, total 95 bidang usaha yang dibuka bagi kepemilikan 100 persen asing.
Kini baru 25 bidang usaha yang mendapat persetujuan kementerian atau lembaga terkait. Salah satunya pada sektor Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi (UMKM-K).
Baca Juga:

Baca Juga:
DPP Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) tegas menolak kebijakan relaksasi DNI pada Paket Ekonomi yang ke-XVI.
Relaksasi 25 Daftar Negatif Investasi (DNI) yang merupakan bidang usaha yang dijalankan oleh pelaku usaha UKM tidak semestinya dibuka 100 persen untuk asing," ujar Ketua Umum DPP HIPPI, Suryani SF. Motik melalui siaran pers yang diterima redaksi, siang ini (Rabu, 21/11).
Menurut dia, pemerintah seharusnya hadir dengan melakukan pendampingan, pembinaan dan perlindungan dalam bidang usaha tersebut sehingga bisa berkembang, bukan diserahkan ke asing.
"Bisa dibayangkan apabila warung internet (warnet) dan bisnis yang bisa dijalankan UMKM diserahkan dan dibuka 100 persen untuk asing, maka pelaku UMKM kita hanya jadi karyawan bahkan penonton," kritiknya.
Suryani membandingkan, aturan usaha di Tiongkok diwajibkan 51 persen modal dipegang pengusaha lokal. "Asing boleh masuk namun harus joint venture itu yang ideal di mana Apple lewat Foxcon membuka pabrik di China," imbuhnya.
Bukan cuma pengusaha yang heran, pendukung Jokowi juga kecewa. Politisi PDI Perjuangan, Darmadi Durianto mengaku sangat keberatan dengan kebijakan yang akhir pekan lalu diumumkan Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, itu.
"Karena banyak dari bidang usaha tersebut bisa dilakukan oleh perusahaan dalam negeri, terutama UMKM (usaha mikro kecil dan menengah)," tegas Darmadi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (21/11).
Bukan hanya itu, menurut Darmadi yang duduk di Komisi VI DPR, revisi DNI melenceng dari Nawa Cita yang selama ini didengungkan oleh Jokowi, terutama nomor 5 dan 6.
Menengok kembali poin Nawa Cita Jokowi-JK seperti dipaparkan saat Pilpres 2014 lalu. Poin nomor 5, yakni meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia.
Sedangkan poin Nawa Cita nomor 6 adalah meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional.
"Seharusnya kita lindungi pelaku UMKM dalam negeri. Harus orientasi ke membangun kemandirian ekonomi rakyat," pungkasnya.
Beda dengan politisi muda PDI Perjuangan, Yayan Sopyani Al Hadi. Darmin Nasution diminta tidak membawa agenda sendiri di dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo. "Pak Darmin jangan gerogoti Pak Jokowi," kata politisi muda PDI Perjuangan, Yayan Sopyani Al Hadi, (duta.co)
Mandah Dalam rangka mendukung program swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Belaras, Kecamatan Mandah, K
Artikel
TEMBILAHAN Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir resmi melaksanakan tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajar
Artikel
TEMBILAHAN Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir resmi melaksanakan tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran
Artikel
TEMBILAHAN Malam yang semula berjalan tenang mendadak berubah mencekam ketika laporan darurat masuk melalui layanan 110 Polsek Kota Polres
Hukrim
(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Berada di penghujung Tahun 1447 H, Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman, mengisinya dengan doa awal dan akhir
Advertorial
(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Demi meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengolah makanan sehat, Pemerintah Daerah bersinergi dengan Tim
Advertorial
PELANGIRAN Upaya mendukung kesejahteraan petani terus dilakukan jajaran Polsek Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir. Tidak hanya berfo
Artikel
Tembilahan Dalam rangka mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergitas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polre
Artikel
Tembilahan, (15/6/2026) Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyambut kepulangan Jamaah Haji Kloter 11 asal Kabupaten Indragiri
Advertorial
Mandah Dalam rangka mendukung program swasembada ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Bakau Aceh melaksanakan kegiatan samban
Artikel