Minggu, 19 April 2026 WIB

Tim Jokowi Sesalkan Yusril Tak Koordinasi soal Pembebasan Ba'asyir

- Senin, 21 Januari 2019 13:38 WIB
365 view
Tim Jokowi Sesalkan Yusril Tak Koordinasi soal Pembebasan Ba'asyir
JAKARTA – Tim Kampanye Nasional calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin menolak tudingan sebagian kalangan bahwa Presiden sengaja memutuskan membebaskan Abu Bakar Ba'asyir menjelang pemilu demi meningkatkan elektabilitasnya.

Menurut Razman Arif Nasution, juru bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, pembebasan itu tak berhubungan dengan politik praktis, terutama pemilu presiden. Kalau pun banyak media massa yang memberitakannya, itu sebenarnya wajar saja karena Ba'asyir adalah tokoh nasional dan figur publik.

Tetapi Razman menyesalkan Yusril Ihza Mahendra yang tanpa berkoordinasi dengan Tim Kampanye Nasional (TKN) saat mengusulkan pembebasan narapidana terorisme itu kepada Presiden.

"Yusril jalan sendiri, tidak berkoordinasi dengan tim jokowi," katanya dalam perbincangan dengan tvOne pada Senin pagi, 21 Januari 2019.

Razman berkilah kala dicecar lagi tentang mengapa menyoal sikap Yusril yang tak berkoordinasi dengan TKN Jokowi-Ma'ruf kalau memang pembebasan itu tak berhubungan dengan politik praktis. "Kenyataannya, beliau (Yusril Ihza Mahendra) penasihat hukum TKN, bukan penasihat hukum Presiden."

Pengacara Ba'asyir, Achmad Michdan, membantah juga kabar politisasi pembebasan kliennya. Ba'asyir pun menolak dikait-kaitkan dengan politik, terutama pemilu presiden 2019.

Michdan juga meminta publik tak menghubung-hubungkan peran Yusril dalam membantu meyakinkan Presiden untuk membebaskan Ba'asyir hanya karena Ketua Umum Partai Bulan Bintang itu mendukung Jokowi dalam pemilu presiden.

Menurutnya, mestinya itu cukup dipahami sebagai kebetulan saja Yusril di kubu Jokowi, bukan sebaliknya. Namun, penting dimaklumi juga bahwa Yusril selama ini tak hanya membantu atau membela Ba'asyir, melainkan juga banyak aktivis muslim yang dihukum penjara karena aktivitas mereka.

"Saya tahu Pak Yusril sudah berbuat banyak juga terhadap banyak aktivis Islam. Barangkali kebetulan saja Pak Yusril (mendukung Jokowi dalam pemilu presiden). Padahal beliau sudah banyak membebaskan para aktivis Islam dari dulu," katanya dalam forum yang sama dengan Razman dan mantan komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai.

Sumber
: Viva
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri
Bupati Inhil Tinjau Hewan Kurban Bantuan Presiden dan Gubernur, Siap Berlebaran Bersama Masyarakat di Sungai Guntung
Lapor Pak Presiden! Usut Dugaan Penyelewenangan Uang Negara Dibalik Seluruh Penghargaan Dirut PLN
Usai Pilkada, Mafirion Ajak Masyarakat Bersatu Melalui Sosialisasi Empat Pilar*
Dukung Asta Cita Presiden, Personel Polres Inhil Cek Urine
Kick Off Ketahanan Pangan di Inhil, Dukung Program Asta Cita Presiden
komentar
beritaTerbaru