Rabu, 29 April 2026 WIB

6 Hari Terkubur di Reruntuhan Bangunan, Tiga Korban Gempa Turki Ditemukan Selamat

- Selasa, 14 Februari 2023 10:27 WIB
1.071 view
6 Hari Terkubur di Reruntuhan Bangunan, Tiga Korban Gempa Turki Ditemukan Selamat
Tim penyelamat terus mencari korban selamat seminggu setelah gempa menghancurkan sebagian wilayah Turki dan Suriah. (Foto:: EPA-EFE)

KAHRAMANMARAS (Pesisirnews.com) - Tim penyelamat Turki berhasil menemukan 3 orang korban gempa Turki dalam keadaan hidup di tiga wilayah terdampak gempa pada Minggu (12/2) waktu setempat, lapor kantor berita Anadolu pada Senin.

Ketiga korban tersebut adalah seorang anak laki-laki bernama Mustafa yang berusia tujuh tahun, seorang wanita tua bernama Nafize Yilmaz, yang berusia 62 tahun dan Sibel Kaya, seorang pria berusia 40 tahun.

Mereka ditemukan selamat di bawah reruntuhan puing-puing bangunan dari tiga lokasi yang berbeda setelah terjebak selama hampir tujuh hari sejak gempa dahsyat melanda wilayah Turki pada 6 Februari lalu.

Baca Juga:

Mustafa diselamatkan di provinsi Hatay Turki tenggara sementara Nyonya Nafize Yilmaz dibebaskan di Nurdagi, masih di daerah Hatay dan Sibel Kaya diselamatkan di Provinsi Gaziantep selatan.

Penemuan 3 korban selamat tersebut merupakan sebuah keajaiban karena sangat sulit bagi orang untuk dapat bertahan hidup dengan kondisi yang sedemikian berat dan dalam keadaan terkubur reruntuhan bangunan selama berhar-hari.

Baca Juga:

Penemuan itu juga memotivasi tim penyelamat dan memberi harapan untuk dapat menemukan korban yang masih hidup lebih banyak lagi.

Tim penyelamat terus berpacu dengan waktu, karena para ahli memperingatkan bahwa harapan untuk menemukan orang hidup di puing-puing bangunan semakin sulit setiap harinya.

Di kota Kahramanmaras, Turki yang hancur, dekat pusat gempa, ekskavator terus menggali puing-puing bangunan dan menemukan banyak mayat dari reruntuhan.

[br]

Sayangnya, di banyak daerah, tim penyelamat mengatakan mereka tidak memiliki sensor dan peralatan pencarian canggih, yang membuat mereka harus menggali puing-puing dengan hati-hati dengan sekop atau hanya tangan mereka.

“Jika kami memiliki peralatan semacam ini, kami akan menyelamatkan ratusan nyawa, bahkan lebih,” kata Alaa Moubarak, kepala pertahanan sipil di Jableh, Suriah barat laut.

Badan bencana Turki mengatakan lebih dari 32.000 orang dari organisasi Turki bekerja dalam upaya pencarian dan penyelamatan, bersama dengan 8.294 penyelamat internasional.

Gempa bumi yang melanda Turki dan Suriah dilaporkan telah menewaskan lebih dari 35.000 orang. Sementara itu, PBB memperingatkan jumlah korban akan dapat meningkat jauh lebih tinggi lagi. (PNC)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Indonesia akan Mengirimkan Bantuan Tambahan ke Turki-Suriah
Ditengah Duka Gempa Turki-Suriah, 53 Orang Tewas Diberondong Peluru ISIS di Suriah
komentar
beritaTerbaru