Jumat, 17 Juli 2026 WIB

Prancis Sepakat Alih Teknologi dan Bangun Mesin untuk Platform Militer yang Dibuat di India

- Minggu, 19 Desember 2021 21:27 WIB
2.035 view
Prancis Sepakat Alih Teknologi dan Bangun Mesin untuk Platform Militer yang Dibuat di India
Menteri Pertahanan India, Rajnath Singh (Foto: EPS)

NEW DELHI, Pesisirnews.com - Perusahaan pertahanan Prancis terkemuka akan memproduksi mesin untuk platform militer dan alih teknologi ke India sebagai bagian dari usaha patungan dengan perusahaan India di bawah model kemitraan strategis.

Langkah ini bertujuan untuk lebih meningkatkan kerja sama pertahanan antara kedua negara.

Menteri Pertahanan (Menhan) India, Rajnath Singh dalam pidatonya di Kamar Industri India pada Sabtu (18/12) menyambut baik langkah yang disepakati dalam pembicaraan luasnya dengan mitranya dari Prancis, Florence Parly yang dikutip dari newindianexpress.com, Minggu (19/12).

Baca Juga:

Meski pun Menhan India tidak merinci tentang mesin dan penggunaannya, namun diperkirakan proyek tersebut akan difokuskan pada kebutuhan helikopter militer yang rencananya akan diluncurkan India dalam beberapa tahun ke depan.

Selain helikopter, pembuatan mesin untuk jet tempur juga akan dikerjakan di India di mana proyek mesin sebelumnya telah disetujui oleh Komite Keamanan Kabinet pada tahun 1989, dan terutama diluncurkan untuk program Pesawat Tempur Ringan (LCA) India.

Baca Juga:

Singh mengadakan pembicaraan dengan Parly pada hari Jumat dengan fokus untuk lebih meningkatkan pengembangan bersama dan produksi bersama dari berbagai platform untuk keperluan militer.

"Ini adalah masalah pembuatan mesin. Saya senang untuk mengatakan bahwa pemerintah Prancis telah setuju bahwa perusahaan besar Prancis akan datang ke India dan memproduksi mesin di sini di bawah kemitraan strategis dengan perusahaan India," katanya saat berbicara dengan Parly.

Rajnath Singh menekankan bahwa India jelas telah mengirimkan pesan ke Amerika Serikat, Rusia, Prancis dan banyak negara mitranya bahwa platform dan peralatan militer yang dibutuhkan oleh angkatan bersenjata India harus diproduksi di India.

[br]

Pada tahun 2017, India meluncurkan model kemitraan strategis (SP) yang ambisius untuk memfasilitasi usaha patungan antara perusahaan swasta India terpilih dengan perusahaan pertahanan asing untuk membangun platform militer seperti kapal selam dan jet tempur di negara tersebut.

Model ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem manufaktur pertahanan yang dinamis di negara tersebut melalui usaha patungan antara perusahaan India dan perusahaan pertahanan global.

Setelah pembicaraan antara Singh dan Parly, kementerian pertahanan mengatakan mereka membahas kerja sama industri pertahanan dengan fokus pada kolaborasi masa depan dan produksi bersama peralatan.

"Para menteri mengakui konvergensi mereka pada sejumlah isu strategis dan pertahanan. Mereka menyatakan komitmen untuk meningkatkan kerja sama di forum bilateral, regional dan multilateral," kata Menhan Singh dalam sebuah pernyataan.

Sebagai informasi, India telah menggelontorkan dana sebesar Rs 2.035 crore (± Rp 4,1 triliun) untuk pengembangan mesin jet tempur yang bertujuan untuk menggerakkan pembuatan pesawat militer di dalam negeri. (PNC)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Nasib Getir Aung San Suu Kyi, Dihukum 33 Tahun Penjara dan Partainya Dibubarkan Junta Militer
21 Pesawat Tempur China Memasuki Zona Udara Taiwan, Militer Taiwan Bersiap Siaga
Junta Militer Myanmar akan Berikan Izin Kepemilikan Senjata Api kepada Warga Sipil Pro Pemerintah
Dua Terdakwa Dugaan TP Korupsi TWP AD akan Jalani Sidang Putusan Pengadilan Militer
Mengenal Rishi Sunak, Pria Keturunan India Beragama Hindu yang Jadi PM Inggris Termuda
Imbangi Drone Turki, Armenia Akan Membeli Drone Militer Buatan India
komentar
beritaTerbaru