Polres Inhil Gelar Bakti Sosial Pembagian Air Bersih Sambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026
Indragiri Hilir Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan bakti sosial b
Artikel
KUNDUZ, Pesisirnews.com - Ratusan orang yang tengah melaksanakan ibadah salat Jumat (8/10), jadi korban serangan bom bunuh diri di sebuah masjid yang berada di Kota Kunduz, Afghanistan.
Rekaman video pada Jumat (8/10/2021), menunjukkan jasad-jasad dikelilingi puing-puing di dalam Masjid Gozar-e-Sayed Abad yang digunakan orang-orang dari komunitas minoritas Muslim Syiah.
Mengenai jumlah korban, ada laporan yang saling bertentangan di mana sebuah badan PBB mengatakan ledakan itu menewaskan atau melukai lebih dari 100 orang.
Baca Juga:
"Informasi awal menunjukkan lebih dari 100 orang tewas dan terluka dalam ledakan bunuh diri di dalam masjid," kata misi PBB untuk Afghanistan dalam sebuah tweet yang dilansir Aljazeera.
Dost Mohammad Obaida, wakil kepala polisi untuk provinsi Kunduz, mengatakan, setidaknya 100 orang tewas atau terluka dalam serangan itu dan menyataka, "sebagian besar dari mereka telah tewas."
Baca Juga:
"Saya meyakinkan saudara-saudara Syiah kami bahwa Taliban siap untuk memastikan keselamatan mereka," kata Obaida, yang menambahkan bahwa penyelidikan sedang berlangsung.
Menurut Hashem Ahelbarra dari Al Jazeera, media yang mengutip pejabat keamanan telah melaporkan ledakan itu sebagai serangan bom bunuh diri.
“Seorang pembom bunuh diri berhasil masuk ke masjid Syiah pada tengah hari hari ini di Kunduz, meledakkan dirinya sendiri dan ini menjelaskan tingginya jumlah korban,†kata Ahelbarra, melaporkan dari kota utara Mazar-i-Sharif.
“[Orang-orang di Kunduz] mengatakan adegan itu mengerikan dengan panik … mereka berjuang untuk menangani sisa-sisa manusia yang tersebar di halaman belakang masjid.
"Mereka memperkirakan jumlah korban tewas akan terus meningkat dalam beberapa jam ke depan karena mereka mengatakan banyak orang yang terluka berada dalam kondisi kritis."
[br]
Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Namun, kelompok yang berafiliasi dengan kelompok ISIL (ISIS) memiliki sejarah panjang menyerang minoritas Syiah Afghanistan.
Ada beberapa serangan, termasuk satu di sebuah masjid di Kabul, dalam beberapa pekan terakhir, beberapa di antaranya diklaim oleh Negara Islam di Provinsi Khorasan, ISKP (ISIS-K).
Sementara, sumber medis di Rumah Sakit Provinsi Kunduz mengatakan 35 orang tewas dan lebih dari 50 orang terluka telah dibawa ke sana, sementara seorang pekerja di rumah sakit Doctors Without Borders (Medecins Sans Frontieres, atau MSF) melaporkan 15 orang tewas dan banyak lagi yang terluka.
“Kami telah menerima lebih dari 90 pasien terluka dan lebih dari 15 mayat, tetapi jumlahnya akan berubah. Kami masih menerima lebih banyak orang, â€kata pekerja rumah sakit MSF, yang tidak mau disebutkan namanya. (PNC/Liputan6.com)
Indragiri Hilir Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan bakti sosial b
Artikel
Mandah Dalam rangka mendukung program swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Bekawan, AIPDA Taufik Akbar,
Artikel
Indragiri Hilir Semangat Piala Dunia 2026 turut dirasakan masyarakat Kecamatan Kateman. Pada Rabu (17/6/2026), Polsek Kateman menggelar
Artikel
TEMBILAHAN &039Bencana abrasi kembali terjadi di wilayah pesisir Kabupaten Indragiri Hilir. Pada Selasa (16/6/2026), dua kejadian abrasi d
Peristiwa
Tembilahan, 17 Juni 2026 Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Ngobrol Pintar Bersama
Advertorial
Mandah Dalam rangka mendukung program swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Belaras, Kecamatan Mandah, K
Artikel
TEMBILAHAN Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir resmi melaksanakan tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajar
Artikel
TEMBILAHAN Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir resmi melaksanakan tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran
Artikel
TEMBILAHAN Malam yang semula berjalan tenang mendadak berubah mencekam ketika laporan darurat masuk melalui layanan 110 Polsek Kota Polres
Hukrim
(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Berada di penghujung Tahun 1447 H, Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman, mengisinya dengan doa awal dan akhir
Advertorial