Sabtu, 02 Mei 2026 WIB

KPK Sita Mobil dan Miliaran Rupiah Saat Tangkap Gubernur Riau

- Kamis, 25 September 2014 23:44 WIB
360 view
KPK Sita Mobil dan Miliaran Rupiah Saat Tangkap Gubernur Riau
Salah satu mobil yang disita KPK berplat nomor BM yang merupakan kode Provinsi Riau
JAKARTA. PESISIRNEWS.com - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi membenarkan bahwa penyidik KPK menyita uang miliaran rupiah dalam bentuk Dolar Singapura dan Rupiah saat melakukan operasi tangkap tangan terhadap Gubernur Riau Annas Maamun Kamis (25/9) sore di perumahan Citra Grand, Cibubur. Berapa persisnya nilai uang yang disimpam dalam tas dan amplop tersebut, kata Johan, saat ini masih dihitung oleh KPK.

Johan Budi belum bersedia menjelaskan secara detail apa sesungguhnya kasus yang menyebabkan KPK menangkap Annas Maamun.

"Penyidik KPK masih memeriksa sembilan orang yang ditangkap sore tadi. Kami masih punya waktu 24 jam, Ini hanya penjelasan awal agar tidak terjadi simpang siur informasi," kata Johan Budi, saat menyampaikan keterangan pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis malam.

Tentang siapa saja 9 orang yang ditangkap dan saat ini sedang diperiksa KPK tersebut, Johan Budi hanya bersedia menjelaskan bahwa mereka terdiri dari Gubernur Riau, supir, ajudan, pengusaha, dan dua orang yang merupakan keluarga Gubernur.

Saat wartawan bertanya apakah dua orang keluarga Gubernur Riau itu adalah istri dan anaknya? Johan Budi hanya menjawab: "Pokoknya masih termasuk keluarga."

Selain uang bernilai miliaran rupiah, Johan Budi juga mengatakan bahwa dalam operasi tangkap tangan tersebut penyidik KPK menyita sejumlah mobil yang saat ini sudah diamankan di Gedung KPK.

Sayangi.com

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polri Tetapkan Dua Tersangka Korupsi PT SPR BUMD Riau, Kerugian Capai Rp33 Miliar*
Mantan Kepala Desa Di Indragiri Hilir  Masuk DPO Polres Inhil
Terkait 3 Kasus Dugaan Korupsi, Kortas Tipikor Polri Mulai Periksa Pejabat PLN Pusat
Pj Bupati Inhil Erisman Yahya Ingatkan Ciptakan Pemerintahan Yang Bersih
Ancam Wartawan yang Soroti Kasus Dugaan Korupsinya, IWO Kecam Sikap Sekwan DPRD Lingga
Bantah Lakukan Pungli dan Merugikan Negara, Petugas P2TL PLN ULP Kuala : Itu Fitnah!!
komentar
beritaTerbaru