Senin, 24 Juni 2024 WIB

Data Covid Indragiri Hilir Diduga Tak Valid

Haikal - Selasa, 14 April 2020 11:04 WIB
742 view
Data Covid Indragiri Hilir Diduga Tak Valid
TEMBILAHAN - Dalam kurun waktu kurang dari satu hari, jumlah Orang Dalam Pantauan (OPD) di Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau, naik menjadi lebih lima ribu. Data ini membuat sebagai masyarakat bingung.


"Kita rasa data kasus Covid 19 ini tidak valid. Sebab, bisa berubah secara signifikan,"keluh warga Tembilahan, Faisal, Senin (13/4).

Padahal sehari sebelumnya, menurut Faisal jumlah OPD Covid 19 sebesar 3.227. Selang sehari naik menjadi 5.386. Artinya naik sebanyak 2.156. Angka ini sangat signifikan. Demikian pula PDP yang sebelumnya 6 naik menjadi 8 kasus.


"Kenaikan seperti ini meskinya dijelaskan dengan masyatakat. Jangan malah membuat ketakutan yang berlebihan,"tegasnya.

Salah satu latar belakang disebutkannya data Covid 19 di Inhil tidak valid karena terdap perbedaan antara data yang di ekspos pihak Provinsi. Disana disebutkan 2 orang PDP yang sudah meninggal dunia.

"Sementara data yang kita dapat disini ada satu yang meninggal. Tentu kita bertambah bingung,"tanya bapak beranak 3 ini.

Dia meminta minta pihak terkait sepeti Dinas Kesehatan dan RSUD Puri Husada Tembilahan, jangan asal-asalan memberikan data karena validasi data sangat penting untuk pencegahan penyebaran Covid 19.

"Sebelum di ekspos datanya harus dipastikan benar valid. by name dan by adress, meski bukan untuk dibuka ke publik,"katanya lagi.

Sementara itu Juru Bicara (Jubir) Bidang Kesehatan Saut Pakpahan, saat dihubungi mengenai validasi data itu menjelaskan bahwa semua orang yang datang dari zona merah dijadikan ODP. Baik itu kota Batam maupun Pekanbaru.

"Saat ink ada dua orang warga Inhil sedang dirawat di RS Tentara Pekanbaru sebagai PDP," jelasnya.

Sedangkan Jubir Tim Gugus Tugas Covid 19 Inhil Trio Beni Putra, saat dihubungi wartawan membenarkan adanya kenaikan angka sepeti yang dimaksud.
[ADNOW]
"Benar. Inilah data terbaru,"kata Trio.
Masih menurut dia, data tersebut sudah dikonfirmasi kepada tim validasi Dinas Kesehatan Inhil. Mereka mengatakan itu adalah data kumulatif yang dihitung dari awal penetapan kemarin.(***).

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ini Daftar Hari Libur Keagamaan yang Digeser Pemerintah karena Pandemi Virus Corona
Penting Diketahui: Mengenal Semua Jenis Varian Baru Virus Corona
Sertifikat Vaksin Jokowi Bocor,Ini Kata Kementerian Kominfo
Kominfo: Aplikasi PeduliLindungi Diunduh 32,8 Juta Orang, Bantu Tracing Penularan Virus Corona
Prof. Nila F. Moeloek: Waspada Virus Corona Varian Delta yang Banyak Menyerang Anak-anak
17 Orang Terjaring Razia Yustisi Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Oleh Tim Satgas Covid 19 Inhil,Ini Sanksinya.
komentar
beritaTerbaru