Minggu, 26 April 2026 WIB

Investasi Pariwisata Lebih Murah Ketimbang Sektor Migas

- Sabtu, 27 Februari 2016 08:04 WIB
969 view
Investasi Pariwisata Lebih Murah Ketimbang Sektor Migas
ilustrasi
PESISIRNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah terus mengembangkan sektor pariwisata di Indonesia agar lebih menarik di mata para wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Investasi di sektor pariwisata ternyata lebih murah namun memiliki multiplier effect yang tinggi, dibandingkan berinvestasi di sektor minyak dan gas.

"Pariwisata ini sedang digenjot dengan Pak Presiden. Sederhananya saja, kalau untuk membuka peluang tenaga kerja 1 orang di oil and gas itu harus investasi US$ 50.000 misalnya, tapi kalau pariwisata tuh dengan investment per US$ 3.000 itu ada penambahan 1 tenaga kerja," ujar Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, dan Pariwisata Kementerian BUMN, Edwin Hidayat Abdullah dalam konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Jumat (26/2/2016).

Terkait hal itu, Edwin menyebutkan, untuk mendorong terciptanya sektor pariwisata yang menarik, perlu adanya kerjasama dengan berbagai pihak. BUMN sendiri melalui BUMN yang bergerak di bidang destinasi, perlu memetakan berbagai rencana agar sektor wisata di Indonesia lebih menarik.

"Kalau dilihat pariwisata di bidang apa ya? Fungsi dari accessibility, jadi orang itu mau datang ke sana kalau ada transportasinya, ada pesawatnya, ada kapalnya, ada petanya, ada pelabuhannya, ada stasiunnya, ada airport nya," katanya.

Misalnya Yogyakarta. Para wisatawan berdatangan karena ingin menikmati budayanya. Begitu juga dengan Bali dan Lombok.

"Kenapa orang mau datang ke Jogja? Karena dia mau berwisata budaya. Kenapa dia datang ke Bali atau Lombok? Karena mau menikmati alam, atau watersport atau ke pantai. Tapi tanpa adanya destinasi, attraction tidak akan mungkin terjadinya pariwisata," jelas dia.

Edwin menambahkan, pariwisata juga harus dipromosikan dengan baik. Selain itu, konsep pariwisata juga harus terintegrasi.

"Konsep wisata itu harus terintegrasi. Tahun lalu saya mengumpulkan bumn untuk melakukan sinergi. Strategic allignment, keselarasan dalam strategi pengembangan. Kita harus join effort," pungkasnya.

Sumber: Detikcom

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wujudkan Wisata Aman dan Nyaman: Program 'Lapor Aman Kota Tua' Resmi Disosialisasikan Pada Masyarakat
Dongkrak Wisatawan, Bupati dan Wabup Sampang Promosikan Wisata Mangrove Sreseh
Tim SAR Gabungan TNI AL Bantu Evakuasi Wisatawan Terseret Ombak
Festival Pacu Sampan Leper, Kearifan Lokal dan Potensi Pariwisata Kabupaten Inhil
Berkunjung ke Desa Dayun, Menparekraf Teringat sang Ayah yang Bekerja di Zamrud Blok CPP Siak
China Umumkan 801 Kasus Baru Covid-19, Puluhan Ribu Turis Terjebak Lockdown di Kota Wisata
komentar
beritaTerbaru