Kamis, 23 April 2026 WIB

Intip Kecanggihan Jet Tempur Bertenaga Nuklir Pertama di Dunia yang Pernah Disangka UFO

- Selasa, 14 Juni 2022 11:54 WIB
1.552 view
Intip Kecanggihan Jet Tempur Bertenaga Nuklir Pertama di Dunia yang Pernah Disangka UFO
Penampakan jet tempur bertenaga nuklir milik AS. (defenceview.in

(Pesisirnews.com) - Pesawat bertenaga nuklir Amerika Serikat (AS) yang disebut hantu dan UFO alien oleh saksi mata yang pernah melihatnya akhirnya mengungkap misterinya.

Melansir defenceview.in, pesawat ini dikembangkan oleh Lockheed Martin di Amerika Serikat. Ia menggunakan badan B52 sebagai pengangkut, memiliki 68.000 tenaga kuda, dan dapat terbang terus menerus tanpa mendarat selama 15 tahun.

Sebenarnya keberadaan ‘UFO’ buatan manusia ini tidak lagi sepenuhnya menjadi misteri karena pada 1 Oktober 2019, Amerika telah mengumumkan kepada dunia mengenai pesawat delta anti-gravitasi bertenaga nuklir TR-3B terbaru kepunyaan mereka.

Baca Juga:

Namun publikasi terhadap teknologi pesawat super ini tidak segencar sebagaimana jika AS meluncurkan produk terbaru alutsista mereka yang lainnya.

Yang mengejutkan, TR-3B dibuat dengan teknologi yang tersedia pada pertengahan 1980-an atau sebelumnya. Platform kedirgantaraan bertenaga nuklir yang berbentuk segitiga ini dikembangkan di bawah Program Aurora dengan SDI dan uang ‘anggaran hitam’.

Baca Juga:

Program Aurora adalah program pengembangan rahasia untuk kendaraan kedirgantaraan super canggih dan bertanggung jawab untuk pengembangan pengintaian strategis hipersonik.

[br]

Pesawat ini menggantikan peran pesawat SR -75 Penetrator yang sebelumnya menggantikan pesawat mata-mata SR-71, dan SR-74 Scramp.

Penerbangan operasional pertama TR-3B pengintaian taktis adalah pada awal 90-an. Teknologi pasti dari TR-3B dikembangkan dari rekayasa artefak ‘alien’ yang dikembangkan dari program SR-74 dan SR-75.

Setidaknya tiga miliar dolar ditambah untuk mengerjakan TR-3B hingga terbang perdana pada tahun 1994.

Lapisan luar kendaraan TR-3B reaktif terhadap rangsangan listrik dan dapat mengubah warna, daya pantul, dan daya serap radar, sehingga membuat pesawat ini dapat terlihat seperti pesawat terbang kecil.

Silinder terbang pada pesawat ini bahkan mampu menipu penerima radar, sehingga TR-3B terdeteksi seperti berbagai pesawat, tidak ada pesawat, atau beberapa pesawat di berbagai lokasi.

Departemen Pertahanan AS menyatakan akan merilis kembali hasil penelitian UFO dan file rahasia dalam waktu dekat.

Pesawat anti-gravitasi bertenaga nuklir TR-3B kini telah memasuki tahap praktis. Selama beberapa dekade, pesawat ini telah dianggap sebagai UFO oleh para saksi mata yang pernah melihatnya di berbagai penjuru dunia.

Ia bisa terbang di luar atmosfer dan mencapai area mana pun di bumi dalam 10-30 menit. Kokpit adalah cincin akselerasi plasma dari pengganggu medan magnet, yang saat ini merupakan teknologi tercanggih umat manusia.

[br]

Massa akselerator melingkar, dan semua massa di dalam akselerator, seperti kapsul kru dan reaktor nuklir, berkurang hampir 90%. Hal ini menyebabkan efek membuat kendaraan menjadi sangat ringan dan mampu mengungguli setiap pesawat yang pernah dibuat.

TR-3B adalah platform pengintaian dengan waktu berkeliaran yang ‘tidak terbatas’ karena menggunakan reaktor nuklir untuk tenaganya.

Medan pusaran magnet dapat mengimbangi 89 persen gravitasi bumi, dan dapat dengan mudah menyerang target mana pun di bumi dengan kecepatan tinggi. Tidak ada rudal supersonik yang di klaim dapat menyerang atau mencegat pesawat ini.

Propulsi TR-3B disediakan oleh tiga pendorong multimode yang dipasang di setiap sudut bawah platform segitiga.

Kecepatan TR-3 mencapai sub Mach 9 dan mampu terbang hingga ketinggian di atas 100.000 kaki atau 30,5 km.***

Catatan: Informasi dan spesifikasi yang termuat dalam artikel ini tidak dikonfirmasi. Semua informasi bersumber dari situs web yang mengupas mengenai dunia militer, alutsista dan kedirgantaraan. (PNC)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pengadilan AS Perintahkan Penyelidikan Seorang Pria yang Bocorkan Informasi Sangat Rahasia
CEO TikTok Jawab Tudingan Parlemen AS mengenai Bahaya TikTok bagi Kemanan Nasional
Sulit Memperoleh F-16 dari AS, Turki Pertimbangkan Membeli Jet Tempur China dan Rusia
Pemerintah AS Setujui Penjualan Senjata Senilai Rp 9,4 Triliun ke Taiwan
AS Minta Rusia Perpanjang Perjanjian Ekspor Biji-bijian Ukraina yang Berakhir 18 Maret
Pertarungan Atlet UFC Jeka Saragih vs Anshul Jubli akan Digelar Maret 2023 di AS
komentar
beritaTerbaru