Rabu, 24 Juni 2026 WIB

Sarana Latihan Masih Minim, FPTI Meranti Harapkan Perhatian Pemkab

- Minggu, 20 Maret 2016 21:18 WIB
411 view
Sarana Latihan Masih Minim, FPTI Meranti Harapkan Perhatian Pemkab
Kadis Parpora Meranti (baju merah) saat didampingi Ketua Umum FPTI, Hardiyanto, (baju hitam), saat mengunjungi Sekretariat, Jalan Banglas Selatpanjang, akhir pekan lalu.
SELATPANJANG, PESISIRNEWS.COM - Pengurus Cabang (Pengcab) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kepulauan Meranti sangat mengharapkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam menunjang ketersediaan perlengkapan sarana latihan atlit.

Hal ini mengingat dalam pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Panjat Tebing Provinsi Riau di Pekanbaru yang akan mulai dilaksanakan pada Mei mendatang, altit perlu persiapan yang maksimal. Sedangkan Pengcab FPTI Meranti sendiri ketersediaan sarana tersebut masih minim.

Namun, Pengcab terus berupaya mengakali, salah satunya dengan membuat sarana boulderan di dalam ruangan (indoor). Sarana itu memanfaatkan dinding ruang sekretariat FPTI yang notabene masih menumpang di rumah Ketua Umum, Hardiyanto, di Jalan Banglas Selatpanjang.

Dengan anggaran swadaya, para pengurus merubah dinding dan plafon ruangan sebagai sarana menempel poin-poin panjat. "Walau kurang representatif, tapi setidaknya kita punya sarana latihan buat atlit," kata Hardiyanto, saat ditemui di kediamannya, akhir pekan lalu. 

Menurutnya, sarana boulderan itu tidak bisa maksimal digunakan oleh para atlit untuk latihan, karena belum dilengkapi dengan matras atau alas bagi atlit jika terjatuh saat memanjat. Kata Anto, hal itu masih menjadi kendala bagi pengurus karena keterbatasan anggaran untuk pengadaan matras tersebut.

"Atlit kita jadi ragu-ragu saat memanjat. Jadi mereka tidak lepas dan akhirnya kurang fokus. Matras itu ukurannya 1x2 meter, harga satuannya lebih kurang Rp 1,7 juta. Kita butuh sekitar 6 buah," ujarnya.

Lebih jauh, Hardiyanto menerangkan, Pengcab FPTI Meranti sudah menyumbang cukup banyak medali untuk daerah ini dalam berbagai kejuaraan, termasuk mewakili Riau dalam PON lalu. Jadi sudah selayaknya Pemkab melalui instansi terkait memberikan perhatian yang lebih pula.

"Yang sangat mendesak bagi atlit kita sekarang ini ya ketersediaan matras. Kita tidak mau atlit kita celaka gara-gara tidak safety. Jika dalam waktu dekat ini tidak ada solusinya, kami akan menemui Bupati Irwan langsung untuk mengadu," ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kepulauan Meranti, Ishak Izrai, saat mengunjungi Sekretariat FPTI, akhir pekan lalu, mengakui bahwa pengadaan sarana olahraga termasuk kebutuhan matras oleh para atlit merupakan tugas dinas yang dipimpinnya. Hanya saja, kata Ishak, keterbatasan anggaran akibat pemotongan menjadi kendala pihaknya.

"Yang jelas masalah ini akan menjadi pikiran kami bagaimana mencari solusinya. Kalau perlu nanti semua pihak gotongroyong untuk menyelesaikan masalah ini," ujarnya. (mad)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Minim Sarana, FPTI Meranti Tetap Optimis Siapkan Diri Untuk Kejurda Riau
Atlit Meranti Rebut Juara 3 Kejurnas Panjat Tebing di Jambi
komentar
beritaTerbaru