Selasa, 23 Juli 2024 WIB

PPP Berharap PDIP Bergabung dengan Koalisi Besar

- Senin, 03 April 2023 13:26 WIB
395 view
PPP Berharap PDIP Bergabung dengan Koalisi Besar
Pertemuan Presiden Jokowi dengan lima ketum di markas PAN, Minggu (2/4). (Merdeka/Ist)

JAKARTA (Pesisirnews.com) - PDI Perjuangan tidak hadir dalam pertemuan Presiden Joko Widodo dengan lima ketua umum partai pemerintah di kantor DPP PAN, Minggu (3/4). Juru Bicara PPP Usman Tokan mengatakan, dalam pertemuan kemarin dibicarakan juga soal PDIP.

Menurut politikus yang akrab disapa Doni ini, PDIP diharapkan bakal segera bergabung dengan koalisi besar sebagai pendukung pemerintah.

"Itu juga dibahas karena PDIP bagian dari koalisi kan. Jadi berharap PDIP bergabung dengan koalisi besar itu," ujar Doni kepada wartawan, dikutip Senin (3/4).

Baca Juga:

Dia mengatakan, ketidakhadiran PDIP dalam pertemuan kemarin hanya soal waktu saja. Sebab, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sedang berada di luar negeri, bukan karena masalah cocok atau tidak cocok dengan koalisi besar ini.

"Hanya soal timing saja," ujar Doni.

Baca Juga:

Doni menambahkan, komunikasi dengan PDIP pun terus di bangun. Doni mengatakan, ke depannya diharapkan akan ada kesepakatan dengan PDIP untuk bergabung dengan koalisi besar.

"Sekarang terus membangun komunikasi mudah-mudahan ke depan bisa ada kesepakatan untuk masuk kepada koalisi besar," pungkas Ketua DPP PPP ini.

Sebelumnya, pertemuan Presiden Joko Widodo dengan lima ketua umum partai pendukung pemerintah membuka peluang terbentuknya koalisi besar antara Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digagas Golkar, PAN, serta PPP dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) Gerindra-PKB, bersatu.

Jokowi menggelar pertemuan dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono. Pertemuan digelar di tengah Silaturahmi Ramadan di Kantor DPP PAN, Minggu (2/4).

[br]

Sementara itu, ketidakhadiran Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum NasDem Surya Paloh, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengaku telah mengundang kedua tokoh itu. Tetapi berhalangan hadir.

"Bu Megawati dan Bang Surya Paloh ke luar negeri," ujar Zulkifli usai pertemuan.

Jokowi menilai cocok kalau KIB dan KIR bergabung menjadi koalisi besar. Tetapi, dia tidak ingin memutuskan sendiri dan menyerahkan kepada para ketua umum partai untuk memutuskan apakah akan bergabung atau tidak.

"Saya hanya bilang cocok. Terserah kepada ketua-ketua partai atau gabungan ketua partai. Untuk kebaikan negara untuk kebaikan bangsa untuk rakyat, hal yang berkaitan bisa dimusyawarahkan itu akan lebih baik," kata Jokowi.

(PNC/MDK)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PJ BUPATI HERMAN LANTIK DAN SERAHKAN SK 1.470 ORANG PPPK KABUPATEN INDRAGIRI HILIR TAHUN FORMASI 2023
Ahok Angkat Bicara Wacana PDI P Usung Anies Pilgub DKI Jakarta
Peringati Hari Polwan ke-75, Dewi Juliani Berharap Polwan Tetap Diberikan Kekuatan
Respon PDIP soal Isu Keretakan Hubungan Jokowi-Megawati, Hasto: Keduanya Tetap Solid
PPP Akui Kedekatan dengan PDIP dan PDIP Ungkap  Akar Sejarah yang Panjang Bersama PPP
Sebelum Putuskan Nama Capres 2024, Utusan PDIP Berziarah ke Makam Bung Karno
komentar
beritaTerbaru