Polsek Kateman Ungkap Kasus Narkotika, Sabu 12,85 Gram Diamankan
INDRAGIRI HILIR Kepolisian Sektor (Polsek) Kateman, Polres Indragiri Hilir, kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran
Hukrim
JAKARTA (Pesisirnews.com) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengadakan pertemuan dengan lima ketua umum (Ketum) partai pendukung pemerintah yang digelar di tengah acara Silaturahim Ramadhan di Kantor DPP PAN, Minggu (2/4).
Pertemuan itu dihadiri Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono.
Pertemuan itu disebut membuka peluang terbentuknya koalisi besar antara Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digagas Golkar, PAN, serta PPP dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) Gerindra-PKB.
Baca Juga:
Pengamat politik Ujang Komarudin melihat Presiden Jokowi menjadi king maker dari koalisi besar ini. Jokowi yang bakal memberikan endorse kepada salah satu tokoh menjadi calon presiden dan calon wakil presiden.
"Jokowi sebagai king maker di situ, di mana dia sebagai pihak yang meng-endorse koalisi tersebut untuk mencari capres dan cawapres," ujar Ujang kepada wartawan, dikutip Senin (3/4).
Baca Juga:
Ujang melihat, Jokowi menginisiasi koalisi besar ini untuk menghadapi Koalisi Perubahan yang mengusung Anies Baswedan. Serta PDI Perjuangan yang belum juga menentukan sikap terkait Pilpres 2024.
"Apa tujuannya? Ya bisa jadi untuk mengadang kekuatan Koalisi Perubahan dan sekaligus untuk mengalahkan PDIP karena PDIP kan tidak bergabung," ujarnya.
Sementara, soal calon presiden yang paling berpeluang diusung koalisi besar ini adalah Prabowo Subianto. Salah satu alasannya adalah elektabilitas tinggi. Ganjar Pranowo dinilai bukan lagi pilihan Jokowi karena menolak timnas Israel hadir di Piala Dunia U-20.
"Kalau Ganjar kayaknya tidak ya. kelihatannya menurut Pak Jokowi sudah mengkhianati Jokowi dengan menolak Timnas Israel U-20, sehingga Jokowi merasa tertampar karena kepala daerah menolak," ujar Ujang.
[br]
Adapun Presiden Jokowi mengaku tidak pernah ikut campur urusan Pilpres 2024. Hanya saja, Jokowi terbuka mengakui akan memberikan sikapnya terkait pencapresan bila ditanya.
Salah satunya yang disinggung adalah setuju atau tidaknya Jokowi mendukung Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden.
"Kalau ditanya saya jawab, pak bapak setuju enggak, pak Prabowo jadi capresnya, kalau ditanya ya jawab kalau setuju, ya ngomong setuju kalau enggak ya, enggak," kata Jokowi pada acara Silaturahim Ramadhan yang digelar PAN tesebut.
(PNC/MDK)
INDRAGIRI HILIR Kepolisian Sektor (Polsek) Kateman, Polres Indragiri Hilir, kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran
Hukrim
Indragiri HilirPolisi mengungkap dugaan pembakaran lahan di Ban Fajar, Kelurahan Amal Bakti, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (
Artikel
Pekanbaru Penegakan hukum terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau terus berkembang. Hingga Minggu (13/9/2026), Polda Riau
Artikel
(Pesisirnews.com)Tembilahan Hulu, (13/9/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, meninjau langsung pengerjaan Jalan Suhada II, Keca
Artikel
Tembilahan, (11/9/2026) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Indragiri Hilir, Katerina Susanti H
Artikel
Indragiri Hulu Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo meninjau langsung p
Artikel
TEMBILAHAN Kebakaran terjadi di Jalan Budiman, Gang Silaturahim 1, Kelurahan Tembilahan, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir
Peristiwa
BENGKALIS,Polda Riau bersama jajaran terus memasifkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan menyasar langsung masyar
Artikel
Pelalawan Polres Pelalawan menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Suaka Mar
Lingkungan
Johor Bahru Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan memaparkan perkembangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta upaya terpadu penangana
Artikel