Minggu, 26 April 2026 WIB

Begitu Usai Deklarasi Jokowi-Ma'ruf, Pesantren Ini Kembali Dukung Prabowo

- Rabu, 06 Februari 2019 16:32 WIB
481 view
Begitu Usai Deklarasi Jokowi-Ma'ruf, Pesantren Ini Kembali Dukung Prabowo
Keterangan foto sindonews.com
TASIK MALAYA,Pesisirnews.com-Tidak jelas, ini salah tempat atau salah siasat. Yang jelas ini terjadi di Pondok Pesantren Sulalatul Huda Paseh Kota Tasikmalaya. Pesantren ini tiba-tiba dijebak menjadi tempat deklarasi, padahal, semua mafhum mereka adalah pendukung Prabowo-Sandi.

Maka, tidak heran, dalam hitungan detik (usai deklarasi Jokowi-Ma'ruf) mereka beralih dukungan ke 02. Deklarasi Ulama se-Kota Tasikmalaya yang dipimpin Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum dan Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman Selasa (5/2/2019), itu dinilai sarat rekayasa, jebakan politik yang memalukan.

Salah satu putra Pendiri Pesantren, Silmi Abdussalam menyatakan bahwa deklarasi itu tidak sesuai rencana. Semula sosialisasi ekonomi syariah tapi praktiknya menjadi deklarasi dukungan. "Ya kami keberatan kalau acaranya begini. Kami sebagai keluarga sangat keberatan karena kami mendukung Prabowo-Sandi bukan Jokowi-Maruf," ujarnya, Selasa (5/2/2019) malam kepada jabar.sindonews.com.

Menurut Silmi, setelah deklrasi juga langsung dipasang spanduk Prabowo-Sandi digerbang Pesantren, termasuk di dalam pesantren. Hal ini, tuturnya, sebagai penegasan bahwa Pondok Pesantren Sulalatul Huda Paseh tidak ke Jokowi-Maruf.

"Kalau soal insiden yang teriak-teriak Prabowo dan menurunkan spanduk, itu karena kami merasa terjebak. Pasalnya spanduk awal tentang sosialisasi ekonomi syariah tapi mendadak ditutup dengan spanduk dukungan serta pihak keluarga tidak tahu ada deklarasi Jokowi-Maruf," ucapnya.

Maka, kata Silmi, sangat wajar kalau keluarga bereaksi karena merasa dibohongi. "Disusunan acara juga tak ada itu deklarasi, yang ada sosialisasi ekonomi syariah," sebutnya.

Deklarasi Ulama se-Kota Tasikmalaya itu sempat menghebohkan publik. Pasalnya selain viral di media sosial, juga video teriakan Prabowo serta penurunan spanduk deklarasi langsung menyebar di Tasikmalaya.

Sementara Wakil Gubernur, Uu Ruzhanul Ulum maupun Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman memilih bungkam ketika ditanya insiden tersebut. (sindonews.com)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Inhil Pimpin Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan, Dorong Percepatan Infrastruktur 2026
Ribuan Warga Padati Lapangan Gajah Mada, Bupati H. Herman Hadiri Malam Puncak HUT TNI ke-80
Ziarah Nasional HUT TNI ke-80, Wabup Inhil Ajak Generasi Muda Hargai Jasa Pahlawan
Bupati Indragiri Hilir Hadiri Rapat Evaluasi Fisik Dan Keuangan Bersama Jajaran Pemkab Inhil
Kapolri Flag Off Riau Bhayangkara Run 2025
Sambangi Ponpes Ustaz Abdul Somad, Kapolri Sampaikan Pesan Bersatu dalam Keberagaman
komentar
beritaTerbaru