Pemkab dan DPRD Inhil Sambut Baik Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi Berstandar Internasional
TEMBILAHAN (21/10/26)Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) berstandar internasional di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus
Berita
SURABAYA,PESISIRNEWS.COM-HTI dan FPI masih menjadi menu utama kubu Jokowi untuk meraup suara. Isu agama itu mengubur dalam-dalam problem ekonomi. Inilah isi acara perayaan Natal Lintas Agama, menjadi sasaran kampanye tim Jokowi-Ma'ruf Amin.
Hal ini dilakukan Pegiat Media Sosial, Pemadi Arya aliasAbu Janda Al Boliwudi, saat diberi kesempatan berbicara di panggung Perayaan Natal Lintas Agama yang digelar Persekutuan Doa (PD) Oikumene Kasih di Dyandra Convention Center, Surabaya, Selasa (11/12) malam.
Menurutnya, Pilpres 2019 bukan lagi masalah politik! Bukan lagi soal pertarungan antara Jokowi-Ma'ruf Amin versus Prabowo-Sandi. Tapi masalah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berhadapan dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Front Pembela Islam (FPI).
Baca Juga:
Dirinya sempat dilarang pihak panitia untuk berbicara politik dan menyebut 'merek' kontestan di Pilpres 2019. Namun hal ini tak digubrisnya. "Karena setiap hari yang akuomonginya itu. Kalau gak boleh ngomong itu, aku ngomong opo?" katanya.
Akhirnya dia tak menyebut nama capres, tetapi diganti dengan simbol jempol sebagai lambang nomer satu.
Baca Juga:
Dalam kesempatan tersebut, Abu Janda juga mengaku sebagai anggota Banser yang mendapat tambahan tugas sebagai "Cebong" — sebutan untuk pendukung Jokowi di Pilpres 2019. "Karena masuk Tahun Politik, saya dapat tambahan sebagai Cebong," akunya.
Menurutnya, Pilpres 2019 bukan masalah nomor satu, nomor dua lagi, tapi masalah NKRI berhadapan denganHTI. NKRI berhadapan denganFPI. "Kenapa? Karena dua Ormas intoleran itu ada di belakang salah satu calon yang tidak perlu saya sebut mereknya," tegasnya.
"Jadi, mendukung, memenangkan salah satu calon diPilpres 2019, sudah bukan politik lagi karena ini pertaruhannya adalah NKRI. Tahu NKRI?" tanya Abu Janda yang disambut seribuan jemaat — termasuk puluhan Banser yang hadir — dengan pekik: Harga Mati!
Lagi pula, semua agama juga mengajarkan soal nasionalisme. "Kristen mengajarkan nasionalisme, Kristen mengajarkan NKRI," katanya sambil mengutip Firman Tuhan di Injil.
Karena itu, tambah Abu Janda, mereka yang merasa berada di seberang intoleransi, mendukung toleransi, mendukung pluralitas, tidak boleh tinggal diam.
"Harus memenangkan yang enggak boleh disebut mereknya. Yang boleh cuma dikasih jempol," katanya merujuk Salam Jempol yang selama ini dipakai pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.
Sebelum mengakhiri pidatonya, Abu Janda mengambil ponsel dari sakunya untuk selfie denganbackgroudjemaat yang dimintanya ramai-ramai mengangkat jempol. "Tetap berjuang, jempol satu periode lagi," tegasnya.
Selain Abu Janda, tokoh-tokoh yang hadir dalam Natal Lintas Agama sebagian besar memang pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.
Mereka di antaranya Sekjen Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN), KH Zahrul Azhar As'ad alias Gus Hans; Politikus PDIP, Puti Guntur Soekarno; Ketum Relawan Suara Emak Peduli Indonesia (SEPI) EH Aini Gebse; serta Ketum Damai Nusantaraku (Dantara) Putri Simorangkir.
H Agus Solachul A'am Wahib, Ketua Barisan Kiai dan Santri Nasional (BKSN) mengaku heran mendengar gaya kampanye Abu Janda. Menurut Gus A'am panggilan akranya, menyerat Pilpres 2019 ke soal HTI dan FPI sama dengan menunjukkan kebodohannya.
"Itu berarti menafikan problem serius bangsa. Orang awam saja tahu, bagaimana peliknya problem ekonomi, lapangan kerja, kebutuhan pokok yang terus melejit bahkan sampai utang negara yang kian menggila. Bicara NKRI hanya karena benci HTI dan FPI, diketawai orang," jelasnya.
TEMBILAHAN (21/10/26)Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) berstandar internasional di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus
Berita
TANJUNG MELAYU Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus mendorong penguatan status wilayah dan kepastian hukum kepemilikan tan
Advertorial
TEMBILAHAN Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat pesisir, Polres Indragiri Hilir (Inhil) menyerahkan bantuan 3 (Tiga) unit mesin
Artikel
TEMBILAHAN Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa pelepasan jenazah almarhum H. Andi Rusli, Wakil
Peristiwa
TEMBILAHAN Pemasangan tanjak, penyematan selempang dan penyerahan keris, menjadi isyarat pemberian amanah kepada yang terpilih. Doa dan res
Berita
PEKANBARU Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar operasi gabungan di sala
Hukrim
TEMBILAHAN Penanganan stunting di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus didorong melalui pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pem
Berita
Tempuling, (7/10/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, resmi membuka Santri Expo Tahun 2026 yang digelar Pondok Pesantren (Ponpes)
Berita
TEMBILAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir (Inhil) mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di wilay
Hukrim
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Berita