Wabup Yuliantini Tegaskan Komitmen Bersama Perkuat Langkah Percepatan Penurunan Stunting
Tembilahan, (27/8/2026) Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus memperkuat komitmen dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stu
Artikel
SURABAYA,PESISIRNEWS.COM-HTI dan FPI masih menjadi menu utama kubu Jokowi untuk meraup suara. Isu agama itu mengubur dalam-dalam problem ekonomi. Inilah isi acara perayaan Natal Lintas Agama, menjadi sasaran kampanye tim Jokowi-Ma'ruf Amin.
Hal ini dilakukan Pegiat Media Sosial, Pemadi Arya aliasAbu Janda Al Boliwudi, saat diberi kesempatan berbicara di panggung Perayaan Natal Lintas Agama yang digelar Persekutuan Doa (PD) Oikumene Kasih di Dyandra Convention Center, Surabaya, Selasa (11/12) malam.
Menurutnya, Pilpres 2019 bukan lagi masalah politik! Bukan lagi soal pertarungan antara Jokowi-Ma'ruf Amin versus Prabowo-Sandi. Tapi masalah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berhadapan dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Front Pembela Islam (FPI).
Baca Juga:
Dirinya sempat dilarang pihak panitia untuk berbicara politik dan menyebut 'merek' kontestan di Pilpres 2019. Namun hal ini tak digubrisnya. "Karena setiap hari yang akuomonginya itu. Kalau gak boleh ngomong itu, aku ngomong opo?" katanya.
Akhirnya dia tak menyebut nama capres, tetapi diganti dengan simbol jempol sebagai lambang nomer satu.
Baca Juga:
Dalam kesempatan tersebut, Abu Janda juga mengaku sebagai anggota Banser yang mendapat tambahan tugas sebagai "Cebong" — sebutan untuk pendukung Jokowi di Pilpres 2019. "Karena masuk Tahun Politik, saya dapat tambahan sebagai Cebong," akunya.
Menurutnya, Pilpres 2019 bukan masalah nomor satu, nomor dua lagi, tapi masalah NKRI berhadapan denganHTI. NKRI berhadapan denganFPI. "Kenapa? Karena dua Ormas intoleran itu ada di belakang salah satu calon yang tidak perlu saya sebut mereknya," tegasnya.
"Jadi, mendukung, memenangkan salah satu calon diPilpres 2019, sudah bukan politik lagi karena ini pertaruhannya adalah NKRI. Tahu NKRI?" tanya Abu Janda yang disambut seribuan jemaat — termasuk puluhan Banser yang hadir — dengan pekik: Harga Mati!
Lagi pula, semua agama juga mengajarkan soal nasionalisme. "Kristen mengajarkan nasionalisme, Kristen mengajarkan NKRI," katanya sambil mengutip Firman Tuhan di Injil.
Karena itu, tambah Abu Janda, mereka yang merasa berada di seberang intoleransi, mendukung toleransi, mendukung pluralitas, tidak boleh tinggal diam.
"Harus memenangkan yang enggak boleh disebut mereknya. Yang boleh cuma dikasih jempol," katanya merujuk Salam Jempol yang selama ini dipakai pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.
Sebelum mengakhiri pidatonya, Abu Janda mengambil ponsel dari sakunya untuk selfie denganbackgroudjemaat yang dimintanya ramai-ramai mengangkat jempol. "Tetap berjuang, jempol satu periode lagi," tegasnya.
Selain Abu Janda, tokoh-tokoh yang hadir dalam Natal Lintas Agama sebagian besar memang pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.
Mereka di antaranya Sekjen Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN), KH Zahrul Azhar As'ad alias Gus Hans; Politikus PDIP, Puti Guntur Soekarno; Ketum Relawan Suara Emak Peduli Indonesia (SEPI) EH Aini Gebse; serta Ketum Damai Nusantaraku (Dantara) Putri Simorangkir.
H Agus Solachul A'am Wahib, Ketua Barisan Kiai dan Santri Nasional (BKSN) mengaku heran mendengar gaya kampanye Abu Janda. Menurut Gus A'am panggilan akranya, menyerat Pilpres 2019 ke soal HTI dan FPI sama dengan menunjukkan kebodohannya.
"Itu berarti menafikan problem serius bangsa. Orang awam saja tahu, bagaimana peliknya problem ekonomi, lapangan kerja, kebutuhan pokok yang terus melejit bahkan sampai utang negara yang kian menggila. Bicara NKRI hanya karena benci HTI dan FPI, diketawai orang," jelasnya.
Tembilahan, (27/8/2026) Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus memperkuat komitmen dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stu
Artikel
PEKANBARU Jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Riau terus menunjukkan tren penurunan. Hingga Kamis (27/8), hotspot yang terpantau turu
Artikel
Kabupaten Bogor Indikasi korupsi dibalik pemotongan upah pungut pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jab
Hukrim
ROKAN HILIR Kapolda Riau Irjen Pol Hery Heryawan melakukan kunjungan kerja ke Mapolres Rokan Hilir, Kamis (27/8/2026). Dalam kunjungan t
Lingkungan
Tembilahan Wakil Bupati Indragiri Hilir Yuliantini menerima kunjungan silaturahmi dan koordinasi jajaran PT Taspen (Persero) Kantor Caba
Artikel
Pekanbaru Polda Riau membagikan 2.500 masker kepada masyarakat di sejumlah ruas jalan Kota Pekanbaru, Selasa (25/8/2026) sore. Langkah
Artikel
INDRAGIRI HILIR Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan pemadaman dan pendingi
Artikel
TEMBILAHAN Peringatan Keagamaan yang berlangsung Selasa (25/8) pagi ini, turut dihadiri sejumlah Pimpinan OPD, Camat Gaung, Kepala Desa Gem
Artikel
TEMBILAHAN Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan penyesuaian kegiatan pembelajaran di satuan pendidikan menyusul
Peristiwa
Tembilahan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman, menghadiri acara Sinergitas Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sekaligus pe
Artikel